SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Pj Wali Kota Kendari Pimpin Evaluasi APBD 2024, Fokus pada Optimalisasi Penyerapan Anggaran

FB IMG 1730884046599
Pj Wali Kota Kendari, Muh. Yusup saat memimpin rapat evaluasi APBD tahun 2024. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Dalam upaya memaksimalkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024, Pemerintah Kota Kendari mengadakan rapat monitoring dan evaluasi (monev) pada Rabu (5/11/2024). Bertempat di Balai Kota Kendari, rapat ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, yang menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih efektif dalam merealisasikan anggaran guna mencapai target pembangunan kota.

Pada kesempatan tersebut, Pj Wali Kota, Muh. Yusup menyoroti capaian serapan anggaran sejumlah OPD yang masih berada di bawah 70 persen, meskipun tahun anggaran hampir berakhir. Beliau mengarahkan setiap OPD untuk menjelaskan kendala yang dihadapi, agar dapat ditemukan solusi bersama demi peningkatan efisiensi dan efektivitas anggaran.

“Saya melihat ada beberapa OPD yang realisasinya belum mencapai 70 persen. Saya berharap OPD terkait dapat memaparkan kendala yang ada agar kita bisa menemukan solusi secara bersama-sama,” tegasnya.

Rapat ini turut dihadiri oleh pimpinan OPD, lurah, dan camat se-Kota Kendari, dengan fokus pada penguatan sinergi dan kolaborasi antar instansi. Diharapkan, setiap program yang didanai APBD bisa berjalan maksimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kendari.

Selain mengevaluasi kinerja OPD, Muh. Yusup juga menekankan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerapan sistem pembayaran digital. Kemudian dia juga mendorong penggunaan kanal digital, seperti QRIS dan virtual account, untuk pembayaran retribusi, termasuk dalam sektor parkir tepi jalan umum.

Inovasi ini telah diimplementasikan oleh Dinas Perhubungan Kota Kendari yang memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran retribusi parkir.

“Langkah ini tidak hanya mempermudah masyarakat dalam bertransaksi tetapi juga memastikan transparansi dan mengurangi potensi kebocoran pendapatan di sektor parkir,” jelasnya.

Dengan adanya evaluasi ini, Pemerintah Kota Kendari berharap agar seluruh OPD lebih responsif dalam menyelesaikan target anggaran yang tersisa.

“Kolaborasi lintas OPD diharapkan mampu mempercepat realisasi program pembangunan yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kendari, menciptakan pemerintahan yang efektif, efisien, dan berintegritas,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement