SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Pemerintahan

Peserta PPPK Konawe Minta Pengawasan Ketat, Bupati Diminta Tindak Tegas Jika Ada Permainan Nilai

f23cf4e66b1d5a7ba6a39005add6c3a0
Peserta PPPK. Foto ilustrasi

KONAWE, TERASSULTRA.COM – Proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di Kabupaten Konawe kini tengah menjadi sorotan. Sejumlah peserta meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe untuk memperketat pengawasan terhadap hasil tes, guna memastikan proses seleksi berjalan jujur dan adil.

Permintaan ini muncul menyusul kekhawatiran akan potensi praktik manipulasi nilai oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Para peserta berharap Bupati Konawe bertindak tegas jika ditemukan indikasi kecurangan.

“Kami mohon kepada Pak Bupati untuk mengawasi langsung dan memastikan tidak ada permainan nilai. Kalau pun ada oknum yang bermain, mohon ditindak tegas. Kami ini sudah berjuang keras, dan hasil tes kami murni,” ujar salah satu peserta seleksi PPPK asal Konawe yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (17/5/2025).

Peserta itu mengaku cemas dan waswas karena mendengar adanya isu soal permainan nilai, terutama pada formasi-formasi tertentu yang sangat diminati, seperti tenaga kesehatan di Puskesmas.

“Kami benar-benar berharap tidak ada manipulasi atau titipan. Kami ingin seleksi ini bersih, transparan, dan berpihak pada tenaga honorer yang benar-benar sudah lama mengabdi. Jangan sampai kami yang sudah punya nilai tinggi harus tersingkir oleh ‘honorer siluman’ yang dibantu oknum,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagian besar peserta seleksi adalah tenaga honorer murni yang telah bertahun-tahun mengabdi, bahkan ada yang hingga lebih dari satu dekade, namun belum juga diangkat menjadi ASN.

“Bayangkan kalau yang lulus nanti justru orang-orang yang baru muncul menjelang seleksi. Itu bukan hanya tidak adil, tapi sangat menyakitkan bagi kami yang sudah lama mengabdi dan menunggu kejelasan status,” tambahnya.

Peserta lainnya yang mengikuti seleksi untuk formasi guru juga menyuarakan harapan serupa. Ia meminta agar panitia seleksi daerah (Panselda) dan instansi teknis terkait menjaga integritas proses seleksi hingga pengumuman akhir.

“Semua peserta pasti punya harapan, dan kami yakin banyak yang lolos dengan nilai tinggi karena memang belajar keras. Jangan sampai usaha itu sia-sia karena ada intervensi atau manipulasi. Kami hanya minta keadilan,” katanya.

Dari informasi yang dihimpun, seleksi kompetensi PPPK tahap II Kabupaten Konawe telah dilaksanakan pada 9–12 Mei 2025 dan dipusatkan di Hotel Kubah, Kota Kendari. Total peserta yang mengikuti ujian sebanyak 2.508 orang, terdiri dari pelamar pada formasi guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement