SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Pemerintahan Pemkot Kendari

Perkuat Keamanan dan Tata Kawasan, Pemkot Kendari Siapkan 6 Titik CCTV di Kawasan Eks MTQ

FB IMG 1744770157389
Foto istimewa

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan kota yang aman, tertib, dan ramah publik. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kemkot kini tengah mempersiapkan pemasangan sistem kamera pengawas Closed Circuit Television (CCTV) di kawasan eks MTQ, yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas warga.

Sebanyak enam titik strategis telah ditentukan sebagai lokasi pemasangan kamera, dengan uji coba awal dimulai pada bulan April 2025. Langkah ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Penjabat Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dan Wakil Wali Kota Sudirman, yang menaruh perhatian besar pada aspek keamanan, penataan kawasan publik, serta pengelolaan aset milik pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Nismawati menjelaskan bahwa pemasangan CCTV ini tidak hanya bersifat simbolis, melainkan menjadi langkah konkret untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang memanfaatkan ruang publik tersebut.

“Eks MTQ adalah salah satu titik vital dan menjadi pusat keramaian warga. Dari olahraga pagi, pedagang kaki lima, hingga acara pemerintahan sering berlangsung di sana. Maka sudah semestinya area ini diawasi dengan sistem yang bisa mendeteksi dan merespon cepat jika terjadi gangguan keamanan,” ujar Nismawati saat ditemui di Command Center Balai Kota Kendari, Rabu (16/4/2025).

Menurutnya, dari enam titik yang direncanakan, satu unit CCTV telah selesai dipasang dan akan menjalani masa uji coba teknis pada bulan ini. Lima titik lainnya akan segera menyusul dipasang setelah tahapan uji coba dinyatakan berhasil.

“Kami mulai dengan satu titik untuk memastikan stabilitas sistem dan integrasi dengan Command Center. Jika berjalan lancar, targetnya keenam titik akan aktif dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Pemasangan kamera pengawas ini juga bertujuan untuk melindungi aset-aset penting milik pemerintah kota yang berada di kawasan eks MTQ, termasuk fasilitas umum yang rawan menjadi sasaran tindakan vandalisme atau pencurian. Dengan sistem pemantauan terintegrasi, diharapkan potensi gangguan keamanan bisa ditekan seminimal mungkin.

Lebih jauh, Nismawati mengungkapkan bahwa CCTV yang dipasang bukan hanya berfungsi sebagai alat perekam visual, tetapi juga didesain untuk mendukung pemantauan real-time. Sistem ini terhubung langsung ke pusat kontrol (Command Center) Dinas Kominfo, sehingga jika terjadi insiden, petugas dapat merespon dengan cepat dan tepat.

“Kami ingin sistem ini tidak hanya merekam, tapi juga menjadi sistem deteksi dini. Dengan kamera aktif 24 jam, kita bisa memantau situasi dan melakukan langkah preventif sebelum kejadian membesar,” jelasnya.

Langkah pemasangan CCTV ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang pengunjung tetap kawasan eks MTQ, Ibu Sari (45), yang biasa berolahraga pagi di sana, mengaku senang mendengar kabar tersebut.

“Alhamdulillah, kalau ada CCTV kami merasa lebih aman. Kadang kalau ramai, anak-anak saya suka lari-lari sendiri, jadi kalau ada pengawasan, kita sebagai orang tua juga tenang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman menegaskan bahwa eks MTQ bukan hanya warisan sejarah Kota Kendari, tetapi kini menjadi wajah baru ruang terbuka publik yang harus dikelola dengan serius.

“Kita ingin menghadirkan wajah kota yang lebih manusiawi dan aman. Eks MTQ adalah ruang publik yang harus kita jaga bersama. Pemerintah akan hadir lewat sistem dan dukungan teknologi, tapi tentu masyarakat juga harus ikut menjaga, tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement