SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial

Pererat Sinergi Antarwilayah, Bupati Konut Hadiri Halal Bihalal Bupati Buton Selatan

image 565 edited 2 1
Bupati Konawe Utara, Ikbar saat memberikan sambutan dalam halal bi halal yang Bupati Buton Selatan. Foto Andri

BUTON SELATAN, TERASSULTRA.COM – Momen kebersamaan dan kehangatan mewarnai malam halal bihalal yang digelar Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, Senin (14/4/2025). Bertempat di Rumah Jabatan Bupati Buton Selatan, acara ini dihadiri sejumlah kepala daerah dari wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), termasuk Bupati Konawe Utara (Konut), Ikbar.

Kehadiran Bupati Konut disambut langsung oleh tuan rumah, Bupati Buton Selatan Muhammad Adios, didampingi Wakil Bupati La Ode Risawal. Sambutan hangat penuh kekeluargaan menjadi cermin eratnya hubungan antardaerah yang selama ini terjalin.

Tidak hanya Bupati Konut, hadir pula Bupati Kolaka, Amri dan Bupati Buton Utara Afirudin Mathara. Kehadiran para kepala daerah ini menjadi sinyal kuatnya semangat kolaborasi dan silaturahmi di antara para pemimpin wilayah di Bumi Anoa.

Setibanya di lokasi, para bupati dijamu dengan santap malam bersama yang penuh keakraban. Saling sapa dan obrolan ringan di meja makan menjadikan suasana semakin cair, jauh dari kesan formal. Malam itu, perbedaan wilayah seolah tak berarti; yang terasa hanya semangat kebersamaan dan keinginan kuat untuk saling mendukung.

IMG 20250416 WA0007

Pose bersama dalam acara halal bi halal yang digelar Bupati Buton Selatan. Foto Andri

Dalam sambutannya, Bupati Konawe Utara, Ikbar menyampaikan rasa terima kasih atas undangan yang diberikan oleh Bupati Buton Selatan. Ia menyebut momen halal bihalal ini sebagai ajang penting untuk memperkuat ukhuwah serta sinergi pembangunan antarwilayah.

“Alhamdulillah, luar biasa bisa hadir di Buton Selatan, berjumpa langsung dengan masyarakat dan para sahabat kepala daerah. Ini bukan sekadar tradisi, tapi juga forum silaturahmi yang memperkokoh kerja sama kita,” bebernya.

Ia juga menyampaikan doa agar Buton Selatan terus mengalami kemajuan di bawah kepemimpinan Bupati Adios.

“Saya berharap Kabupaten Buton Selatan semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera. Pemimpin yang rendah hati dan terbuka seperti Pak Adios adalah modal besar untuk membawa kemajuan,” imbuhnya.

Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kehadiran para kepala daerah yang datang dari jauh demi memenuhi undangan.

“Ini kebanggaan bagi kami, karena malam ini rumah jabatan ini tidak hanya diisi oleh masyarakat Buton Selatan, tapi juga oleh sahabat-sahabat pemimpin dari berbagai daerah. Terima kasih telah hadir dan membawa semangat persaudaraan,” ucapnya.

SOSOK Muhammad Adios merupakan Bupati Buton Selatan

Bupati Buton Selatan, Adios saat memberikan sambutan dalam halal bi halal. Foto Andri

Ia juga menekankan bahwa sinergi antardaerah bukan hanya dibangun lewat forum-forum resmi, tapi juga lewat momentum kebersamaan seperti ini.

“Sering kali, kolaborasi besar lahir dari obrolan hangat di momen seperti ini. Kita duduk bersama, saling memahami tantangan, dan saling berbagi semangat. Halal bihalal ini adalah ruang menyatukan hati dan pikiran,” kata Bupati Adios.

Sementara itu, Bupati Kolaka, Amri, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, mengungkapkan pentingnya menjaga kebersamaan lintas daerah. Menurutnya, di tengah tantangan global dan keterbatasan fiskal daerah, sinergi adalah kunci.

“Silaturahmi ini bisa memperkuat komunikasi. Saya kira inilah wajah kepemimpinan kita di Sulawesi Tenggara terbuka, bersahabat, dan saling mendukung,” bebernya.

Senada dengan itu, Bupati Buton Utara, Afirudin Mathara, menyampaikan bahwa acara semacam ini menjadi penegas bahwa para kepala daerah di Sultra memiliki komitmen bersama membangun daerah secara inklusif.

“Kita perlu terus saling menopang. Karena pembangunan daerah bukan kompetisi, tapi kerja kolektif,” kata Afirudin.

Selain para kepala daerah, acara tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh adat, pimpinan OPD, dan tokoh masyarakat Buton Selatan. Lantunan salawat dan doa bersama turut membuka acara, memberikan nuansa religius sekaligus reflektif di malam kebersamaan itu. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement