KENDARI, TERASSULTRA.COM – Salah satu pengamat politik di Kota Kendari, Andi Awal, menilai bahwa Aksan Jaya Putra (AJP) sebagai figur yang kuat dan layak untuk diusung sebagai calon Walikota Kendari oleh Partai Golkar.
Menurut Andi Awal, AJP, yang saat ini menjabat sebagai anggota legislatif provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), memiliki pengalaman yang cukup dan elektabilitas yang baik, menjadikannya kandidat potensial dalam pertarungan politik mendatang.
“Dari data dan informasi yang saya peroleh, Golkar memang tengah melakukan survei kedua untuk mengevaluasi tren calon Walikota yang akan mendapatkan rekomendasi B1.KWK. Dalam hal ini, Aksan Jaya Putra sebagai kader Golkar sangat diperhitungkan,” ungkap Andi Awal via telepon kepada media ini, Selasa (13/8/2024).
Andi Awal menambahkan bahwa dinamika di internal Golkar masih sangat dinamis, dengan fraksi-fraksi yang terus melakukan tarik ulur dukungan. Namun, pengalaman AJP sebagai legislator dan kehadirannya yang sudah mendapatkan B1.KWK dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memperkuat posisinya sebagai calon yang patut dipertimbangkan.
“AJP adalah tokoh muda politik yang punya kapasitas dan pengalaman cukup. Jika Golkar ingin mendorong kadernya sendiri, AJP adalah pilihan yang tepat. Saya yakin beliau bisa menjadi alternatif utama dalam pemilihan Wali Kota Kendari mendatang,” tegas Andi Awal.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan bahwa pengusungan calon dari luar kader Golkar bisa memicu kontroversi, terutama jika ada kader internal seperti AJP yang sudah memiliki kemampuan dan dukungan.
“Jika Golkar mengusung calon yang bukan dari kader, itu bisa menimbulkan penolakan. AJP sudah memenuhi syarat sebagai kader yang layak diusung, dan hal ini harus menjadi pertimbangan di tingkat elit partai,” tambahnya.
Dalam pandangan Andi Awal, AJP memiliki peluang besar untuk memenangkan dukungan di tingkat arus bawah, mengingat dinamika dukungan partai yang sangat dipengaruhi oleh kebijakan elit.
“AJP sebagai figur muda Golkar yang sudah berpengalaman harus mendapat dukungan penuh dari partai,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar