SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politik

Pengamat Ekonomi: Program “Satria Kepulauan” Berpotensi Buka Peluang Bagi Daerah Tertingga

IMG 20240920 WA0085
Pengamat ekonomi, Lapipi menyebut program satria kepulauan milik pasangan ASR-Hugua buka peluang bagi daerah tertinggal. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pengamat Ekonomi Sulawesi Tenggara (Sultra) Lapipi memberikan pandangannya terkait program “Satria Kepulauan” yang ditawarkan oleh pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR) dan Hugua. Menurutnya, program ini memiliki potensi besar untuk membuka peluang pembangunan di wilayah kepulauan yang tertinggal.

“Program ini sangat bagus, terutama dalam membuka keterisolasian antara wilayah daratan dan kepulauan. Dengan adanya alokasi anggaran yang memadai, kesenjangan tersebut bisa berkurang secara signifikan,” kata Lapipi saat diwawancarai oleh media ini, Jumat (20/9/2024)

Ia menambahkan, visi misi ASR-Hugua melalui “Satria Kepulauan” mampu mengatasi ketertinggalan wilayah kepulauan dari segi infrastruktur maupun ekonomi. Program ini dianggap sebagai langkah positif untuk menjembatani ketimpangan yang ada antara wilayah daratan dan kepulauan Sulawesi Tenggara.

Namun demikian, Lapipi juga menekankan pentingnya pengembangan potensi sumber daya alam di wilayah kepulauan agar program ini dapat berjalan dengan efektif.

“Yang paling penting adalah pengembangan potensi yang ada di sana. Sumber daya perikanan harus dioptimalkan pengelolaannya,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga menyoroti perlunya peningkatan keterampilan dan pengetahuan sumber daya manusia (SDM) di wilayah kepulauan. Menurutnya, tanpa SDM yang mumpuni, pengelolaan potensi alam seperti perikanan dan pariwisata akan sulit berkembang dengan maksimal.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Halu Oleo (UHO) ini juga menegaskan bahwa investasi pada pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat kepulauan merupakan langkah strategis yang harus diambil.

“Jika program ini serius untuk direalisasikan, masyarakat harus dibekali dengan pengetahuan terkait pengelolaan potensi alam yang ada di daerah mereka,” tandasnya.

Dengan demikian, menurut Lapipi, program “Satria Kepulauan” akan mampu memberikan dampak yang nyata, asalkan dijalankan dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement