SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Pemprov Sultra Raih Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN

Pemprov 2
Penghargaan Raih Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN Pemprov Sultra, Sabtu (6/6/2026). Foto ist

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) meraih penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas penerapan sistem merit dan pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai konsisten dan inovatif.

Penghargaan itu diserahkan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun ke-78 BKN di Kantor Regional IV BKN Makassar, Sabtu, 6 Juni 2026.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, Andi Khaeruni, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap keseriusan daerah dalam membangun tata kelola ASN yang profesional dan berbasis kompetensi.

“Penghargaan ini diberikan kepada instansi pemerintah yang berhasil mengimplementasikan kebijakan pro-karier ASN melalui pengembangan karier, manajemen talenta, digitalisasi layanan kepegawaian, serta penerapan sistem merit,” ungkapnya, Senin (8/6/2026).

Pemprov Sultra terus melakukan pembenahan manajemen ASN melalui penguatan manajemen talenta, peningkatan kompetensi pegawai, hingga transformasi digital layanan kepegawaian. Langkah tersebut, kata dia, diarahkan untuk membangun birokrasi yang lebih adaptif, efektif, dan modern.

Dalam penilaian tahun ini, Kantor Regional IV BKN Makassar mengusulkan empat pemerintah provinsi dan 14 pemerintah kabupaten/kota untuk menerima penghargaan serupa.

Dari usulan tersebut, Provinsi Sulawesi Selatan meraih penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama, Sultra menerima Adhi Manawa Nugraha Madya, sedangkan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memperoleh Adhi Manawa Nugraha Pratama.

Andi Khaeruni mengatakan capaian itu akan menjadi motivasi bagi Pemerintah Provinsi Sultra untuk terus memperkuat kualitas manajemen ASN dan pelayanan publik.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi Pemprov Sultra untuk terus meningkatkan kualitas manajemen ASN yang adaptif, profesional, dan berdaya saing guna mendukung pelayanan publik yang efektif, akuntabel, dan berkualitas,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement