SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Pemkot Kendari Siap Kendalikan Inflasi, TPID Berkoordinasi dengan Mendagri

FB IMG 1730707454626
Mewakili Pj Wali Kota, Asisten II Setda Kota Kendari, Jahudding saat memberikan keterangan usai melaksanakan Rakor dengan Mendagri. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang diadakan secara daring pada Senin (4/11/2024).

Asisten II Setda Kota Kendari, Jahudding, yang mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari dalam rapat tersebut, menyatakan bahwa Pemkot Kendari berkomitmen menjaga inflasi di tingkat yang terkendali. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat sangat krusial dalam memastikan pasokan bahan pokok tersedia dan harga tetap stabil.

“Kami di Pemkot Kendari dan TPID berupaya keras untuk menekan angka inflasi demi kesejahteraan masyarakat Kendari. Untuk itu, sinergi antara semua pihak mulai dari pemerintah daerah, pedagang, hingga distributor sangat penting dalam menjaga ketersediaan barang di pasar,” ungkap Jahudding.

Jahudding juga menyampaikan bahwa arahan dari Mendagri Tito Karnavian sangat berarti bagi timnya dalam menentukan langkah strategis pengendalian inflasi di tingkat daerah. Dia menyebutkan bahwa kebijakan dari pemerintah pusat, seperti pengaturan distribusi dan pengawasan stok pangan, sangat membantu dalam menciptakan stabilitas harga komoditas penting seperti beras, minyak goreng, dan gula.

“Dari pemerintah pusat, kami menerima arahan yang sangat relevan, salah satunya dalam memastikan bahwa stok bahan pokok selalu aman, terutama menjelang akhir tahun. Kami di Pemkot Kendari akan terus berkoordinasi dan memastikan distribusi barang di tingkat daerah berjalan lancar,” tambah Jahudding.

Selain itu, Jahudding menjelaskan bahwa Pemkot Kendari bersama TPID akan memperketat pemantauan harga di pasar guna mencegah kenaikan harga yang berlebihan pada komoditas tertentu, terutama komoditas yang saat ini mengalami kenaikan harga, seperti bawang merah dan daging ayam ras.

“Inflasi yang terkontrol ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak di Kendari, dan kami di TPID akan terus memperkuat pengawasan agar tidak ada lonjakan harga yang merugikan masyarakat. Dengan stabilitas harga yang kita jaga bersama, daya beli masyarakat pun bisa tetap kuat,” bebernya.

Rapat ini juga menggarisbawahi perlunya langkah antisipatif terhadap perubahan harga, terutama di akhir tahun yang biasanya diikuti oleh lonjakan permintaan pasar. Jahudding berharap bahwa komitmen kuat TPID Kota Kendari dalam mengontrol inflasi dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga keseimbangan ekonomi daerah.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement