SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial

Pemkot Kendari Siap Bersinergi Wujudkan Kota Bersih Narkoba

Ski 2026 07 24T140019.939
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat pose bersama usai menghadiri puncak peringatan HANI yang digelar BNN RI secara daring, Kamis (23/7/2026). Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menegaskan pemberantasan narkotika harus menjadi tanggung jawab bersama. Hal itu disampaikan saat mengikuti Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia secara daring, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang difasilitasi BNN Kota Kendari tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Kendari La Ode Muhammad Inarto, Kepala BNN Kota Kendari Isamuddin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Kendari.

Secara nasional, puncak peringatan HANI 2026 dipusatkan di Balai Besar Rehabilitasi BNN dan diikuti secara virtual oleh pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. Kegiatan itu juga disaksikan lebih dari 10 ribu masyarakat melalui platform Zoom Meeting.

Peringatan HANI tahun ini mengusung semangat memperkuat sinergi seluruh elemen bangsa dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah, dunia pendidikan, keluarga, hingga masyarakat.

IMG 20260723 WA0241 1140x760 1

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menghadiri peringatan HANI yang digelar BNN RI secara daring, Kamis (22/7/2026). Foto Andri

Dalam rangkaian acara itu, BNN juga meluncurkan program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika Indonesia). Program tersebut merupakan gerakan nasional yang berfokus pada upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak usia dini melalui kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah.

Peluncuran program tersebut menjadi bagian dari strategi nasional untuk membangun ketahanan generasi muda terhadap ancaman narkotika. BNN menilai pencegahan sejak dini menjadi langkah yang lebih efektif dibandingkan penanganan setelah penyalahgunaan terjadi.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menegaskan bahwa Pemkot Kendari mendukung penuh seluruh program yang diinisiasi BNN dalam upaya memutus mata rantai penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antarpemangku kepentingan agar generasi muda dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan produktif.

IMG 20260723 WA0239 1140x760 1

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menghadiri peringatan HANI yang digelar BNN RI secara daring, Kamis (23/7/2026). Foto Andri

“Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat komitmen bersama dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkoba,” jelasnya.

“Pemkot Kendari siap bersinergi dengan BNN, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Kendari yang bersih dari narkoba,” sambungnya.

Ia menilai keberhasilan pemberantasan narkoba tidak hanya diukur dari banyaknya kasus yang berhasil diungkap, tetapi juga dari kemampuan seluruh elemen masyarakat dalam membangun sistem pencegahan yang efektif. Karena itu, edukasi dan penguatan peran keluarga dinilai menjadi fondasi utama dalam membentengi anak-anak dari pengaruh narkotika.

Tak hanya itu, Siska mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan berani melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, lingkungan keluarga menjadi benteng pertama dalam mencegah generasi muda terjerumus ke dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

IMG 20260723 WA0244 1140x760 1

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menghadiri peringatan HANI yang digelar BNN RI secara daring, Kamis (23/7/2026). Foto Andri

“Pencegahan harus dimulai dari rumah. Orang tua perlu membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak, sementara masyarakat harus saling peduli terhadap lingkungan. Dengan kebersamaan, kita dapat mempersempit ruang gerak peredaran narkoba,” bebernya.

Pemkot Kendari, lanjut dia, akan terus memperkuat kolaborasi dengan BNN Kota Kendari melalui berbagai program edukasi, sosialisasi, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Melalui peringatan HANI 2026, Pemkot Kendari tambahnya berharap semangat kolaborasi yang dibangun antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan seluruh warga dapat semakin kuat.

“Dengan demikian, upaya pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika dapat berjalan lebih efektif sehingga mampu mewujudkan Kota Kendari yang sehat, aman, produktif, dan berdaya saing,” tandasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement