KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 2027 dengan mengevaluasi pelaksanaan layanan kesehatan haji tahun sebelumnya.
Evaluasi tersebut digelar di Aula Samaturu, Balai Kota Kendari, Kamis, 23 Juli 2026, sebagai langkah memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan bagi calon jemaah haji.
Kegiatan yang dihadiri unsur Dinas Kesehatan, Kantor Kementerian Agama, rumah sakit, puskesmas, serta instansi terkait itu membahas capaian, kendala, hingga strategi peningkatan layanan kesehatan pada musim haji mendatang.
Perwakilan Kementerian Agama Kota Kendari, Sunardin, mengatakan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi dan keberangkatan jemaah, tetapi juga kesiapan pelayanan kesehatan yang harus dilakukan sejak jauh hari.

Perwakilan Kementerian Agama Kota Kendari, Sunardin saat memberikan sambutan dalam evaluasi pelaksanaan layanan kesehatan haji yang digelar Pemkot Kendari, Kamis (23/7/2026). Foto Andri
Menurutnya, kesehatan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kelancaran ibadah para jemaah, terutama mengingat sebagian besar calon jemaah haji merupakan kelompok usia lanjut yang memiliki risiko penyakit penyerta.
“Penyelenggaraan ibadah haji membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan agar pelayanan kepada jemaah dapat berjalan optimal,” ungkapnya.
“Evaluasi menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi berbagai capaian maupun kendala yang ditemui selama pelaksanaan haji Tahun 2026,” sambungnya.
Ia menegaskan hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan langkah-langkah perbaikan agar pelayanan kesehatan bagi jemaah haji asal Kota Kendari semakin optimal pada musim haji berikutnya.

Pemkot Kendari saat melaksanakan evaluasi pelaksanaan layanan kesehatan haji tahun sebelumnya, Kamis (23/7/2026). Foto Andri
Selain mengevaluasi pelaksanaan layanan kesehatan selama musim haji 2026, forum tersebut juga membahas berbagai persiapan menghadapi penyelenggaraan haji Tahun 2027.
Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari pemeriksaan kesehatan calon jemaah secara menyeluruh, pembinaan kebugaran sebelum keberangkatan, peningkatan kualitas pendampingan kesehatan, hingga penguatan koordinasi lintas sektor.
Wali Kota Kendari melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, mengatakan pemkot terus mendorong seluruh perangkat daerah dan instansi terkait untuk memperkuat koordinasi sehingga pelayanan kepada jemaah dapat berjalan lebih efektif.
Evaluasi tidak hanya bertujuan menilai pelaksanaan program sebelumnya, tetapi juga memastikan seluruh kekurangan yang ditemukan dapat segera diperbaiki sebelum memasuki musim haji berikutnya.
“Forum ini untuk membahas berbagai strategi menghadapi penyelenggaraan haji Tahun 2027. Pembahasannya meliputi kesiapan layanan kesehatan, pemeriksaan kesehatan calon jemaah, pembinaan kebugaran, hingga penguatan koordinasi lintas sektor agar seluruh tahapan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Kadis Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Merondo saat memberikan keterangan, Kamis (23/7/2026). Foto Andri
Ia menambahkan, Pemkot Kendari berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan bagi calon jemaah haji.
“Hal itu diwujudkan melalui peningkatan koordinasi antarinstansi, penguatan kapasitas tenaga kesehatan, optimalisasi pemeriksaan kesehatan sejak masa persiapan, hingga pendampingan selama proses penyelenggaraan ibadah haji,” jelasnya.
Melalui evaluasi ini, Pemkot Kendari berharap penyelenggaraan kesehatan haji Tahun 2027 dapat berlangsung lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
“Sinergi antar Pemkot Kementerian Agama, fasilitas pelayanan kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat sehingga seluruh calon jemaah haji asal Kota Kendari dapat menjalankan ibadah dengan aman, sehat, nyaman, dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat,” tandasnya. (adv)


















Komentar