SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Pembentukan Direktorat PPA-PPO oleh Kapolri Diapresiasi Ketua Umum LPAI

IMG 20240927 WA0033
Ketua Umum LPAI, Seto Mulyadi saat memberikan keterangan. Foto Andri

JAKARTA, TERASSULTRA.COM – Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi, menyambut baik pembentukan Direktorat Tindak Pidana Pelayanan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Pengumuman Daftar TIM Kampanye e1727316048984

“Saya memberikan dukungan sepenuhnya terhadap apa yang sudah dibentuk oleh pak Kapolri pada tanggal 20 September 2024 yang lalu yaitu Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak dan Perdagangan Orang,” ujar pria yang akrab disapa Kak Seto, Kamis (26/9/2024).

Pembentukan Direktorat PPA-PPO juga diapresiasi Seto Mulyadi atau akrab disapa kak Seto. Dengan adanya unit baru Polri itu, ia berharap adanya peningkatan pengungkapan kasus kejahatan terhadap perempuan dan anak.

DPT Sultra 2024-2029

Terlebih dengan banyaknya pelaku kekerasan hingga kejahatan seksual terhadap perempuan dan anak yang pengungkapannya terkendala berbagai hal.

“Kami apresiasi pak Kapolri atas dibentuknya direktorat tersebut, mudah-mudahan penindakan tegas terhadap pelaku-pelaku kejahatan terhadap perempuan dan anak juga bisa semakin ditingkatlan lagi,” terangnya.

Dalam kesempatan itu Seto Mulyadi menceritakan, pihaknya bersama Mabes Polri bekerjasama dengan kepolisian di beberapa negara, diantaranya Amerika Serikat, Meksiko, Australia, dan Thailand. Kerjasama itu tak lain adalah bagian dari penindakan terhadap perdagangan orang, khususnya perdagangan anak.

Pemilih berdasarkan generasi di sultra 2024 2029 e1727316901226

“Mudah-mudahan dengan adanya Direktorat ini dibawah Bareskrim, Polri betul-betul dapat meningkatkan penindakan yang tegas terhadap para pelaku-pelaku tersebut,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement