KENDARI, TERASSULTRA.COM – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Kendari meluruskan informasi mengenai biaya Rp12 ribu yang sempat diminta kepada sebagian calon penumpang program mudik gratis di Pelabuhan Nusantara Kendari.
Perusahaan menyebut biaya tersebut sejatinya adalah tarif layanan terminal penumpang atau pas masuk pelabuhan yang biasanya sudah melekat dalam harga tiket kapal.
General Manager Pelindo Regional 4 Kendari Herryanto mengatakan munculnya biaya itu terjadi karena adanya perbedaan pemahaman di lapangan mengenai komponen tiket dalam program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
“Perkiraan dari pihak kapal, tiket mudik gratis itu belum termasuk pas pelabuhan. Padahal setelah kami konfirmasi, tiket tersebut sudah mencakup biaya layanan terminal,” ungkapnya saat ditemui di Pelabuhan Nusantara Kendari, Kamis, (12/3/2026).
Menurutnya, dalam skema tiket reguler, biaya pas pelabuhan memang selalu menjadi bagian dari harga tiket kapal. Misalnya untuk rute Kendari-Raha, tiket senilai sekitar Rp172 ribu biasanya terdiri dari Rp160 ribu tarif kapal dan Rp12 ribu pas pelabuhan.
Namun dalam program mudik gratis yang digelar oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, seluruh komponen biaya perjalanan, termasuk pas pelabuhan, telah ditanggung oleh pemerintah.
Setelah mendapat konfirmasi resmi dari Kementerian Perhubungan dan perusahaan pelayaran, pihak pelabuhan bersama operator kapal langsung menyesuaikan mekanisme layanan di lapangan.
“Begitu kami pastikan bahwa tiket mudik gratis sudah mencakup pas pelabuhan, penumpang tidak lagi dikenakan biaya tersebut,” paparnya
Ia menambahkan, bagi penumpang yang sempat dimintai biaya Rp12 ribu, pengembalian dana dilakukan di lokasi dengan pendampingan aparat dari Polresta Kendari.
Dalam kesempatan itu, Herryanto mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Melalui program tersebut, pemerintah menyiapkan sekitar 6.770 tiket kapal gratis untuk wilayah Sulawesi Tenggara.
Layanan ini lanjutnya meliputi rute Kendari-Raha serta Kendari-Baubau pulang-pergi melalui Pelabuhan Nusantara Kendari.
Herryanto mengatakan pihak pelabuhan akan terus memantau pelaksanaan program tersebut agar proses keberangkatan penumpang berjalan lancar.
“Yang penting bagi kami, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan baik dan program mudik gratis ini bisa dimanfaatkan dengan nyaman oleh penumpang,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar