KENDARI, TERASSULTRA.COM – Ribuan peserta dari seluruh Indonesia memadati ruas jalan utama Kota Kendari dalam Pawai Taaruf Mobil Hias Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025, Sabtu (11/10/2025).
Namun di balik kemeriahan itu, ada peran penting aparat kepolisian yang memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Kombes Pol Argo Wiyono memimpin langsung pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama pelaksanaan pawai. Ia menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk dukungan penuh Polda Sultra terhadap kesuksesan pelaksanaan STQH Nasional di Kendari sebagai tuan rumah.
“Kami menurunkan personel dari berbagai satuan untuk memastikan kegiatan ini berjalan aman dan nyaman. Arus kendaraan kami atur sedemikian rupa agar pawai tetap lancar dan masyarakat tetap bisa beraktivitas,” ungkapnya.
Ia menyebut, jajaran Polda Sultra bersama Dinas Perhubungan dan Satpol PP telah melakukan koordinasi sejak beberapa hari sebelumnya, termasuk simulasi pengalihan arus di sejumlah titik strategis.
“Kami pastikan semua jalur steril saat pawai berlangsung. Masyarakat tetap bisa menikmati acara tanpa hambatan. Ini juga bentuk komitmen kami menjaga citra Kendari sebagai tuan rumah yang aman dan tertib,” jelasnya.
Kombes Pol Argo mengungkapkan bahwa selain pengamanan arus lalu lintas, Polda Sultra juga menempatkan personel di titik-titik padat penonton untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
“Antusias masyarakat sangat tinggi, ribuan warga turun ke jalan. Tapi semua berlangsung tertib karena kerja sama semua pihak berjalan baik. Ini wujud disiplin dan kepedulian masyarakat kita,” bebernya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kendari yang turut menjaga situasi kondusif sepanjang kegiatan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh warga yang mendukung dengan tertib. Pengamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama untuk menunjukkan bahwa Kendari siap menjadi tuan rumah event nasional,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar