KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari kembali menggelar lomba permainan tradisional hadang atau yang lebih dikenal dengan nama gobak sodor dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus mendatang. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 10 Agustus 2025, dan akan diikuti oleh seluruh kecamatan se-Kota Kendari.
Salah satu kecamatan yang menyatakan kesiapannya adalah Kecamatan Puuwatu. Camat Puuwatu, Sainul Latief, memastikan bahwa pihaknya telah membentuk tim dan mulai melakukan persiapan serius menghadapi lomba hadang tersebut.
Ia menekankan bahwa keikutsertaan Kecamatan Puuwatu bukan sekadar untuk meraih juara, tetapi lebih dari itu, sebagai bentuk partisipasi aktif dalam melestarikan budaya bangsa.

Jadwal lomba hadang yang digelar Pemkot Kendari. Foto ist
“Kami di Kecamatan Puuwatu sangat antusias mengikuti lomba hadang ini. Bagi kami, ini bukan hanya sekadar perlombaan, tapi sarana mempererat silaturahmi antarwarga, memperkuat semangat gotong royong, dan tentu saja mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda,” beber Sainul saat ditemui usai rapat koordinasi bersama lurah dan perangkat kecamatan, Rabu (6/8/2025).
Ia menambahkan, tim hadang Kecamatan Puuwatu saat ini tengah menjalani latihan intensif di lapangan terbuka di wilayah kecamatan. Tim tersebut terdiri dari warga perwakilan beberapa kelurahan serta staf kecamatan yang dinilai memiliki semangat, ketangkasan, dan kesiapan fisik yang mumpuni.
“Latihan sudah kami mulai sejak awal Agustus. Tim ini disiapkan dengan serius. Anak-anak muda yang tergabung dalam tim sangat bersemangat karena mereka merasa permainan ini adalah bagian dari warisan budaya yang mulai dilupakan,” kata Sainul yang juga mantan jurnalis itu.

Camat Puuwatu Sainul Latief saat memimpin rapat dalam rangka persiapan menghadapi lomba hadang. Foto Andri
Menurutnya, lomba hadang yang digelar Pemkot Kendari menjadi ajang yang tepat untuk membangkitkan kembali kecintaan masyarakat terhadap permainan rakyat yang sarat nilai-nilai luhur. Ia menyebut permainan ini mengajarkan banyak hal, seperti ketangkasan, strategi, kekompakan tim, serta kecepatan mengambil keputusan dalam tekanan.
“Permainan ini mengajarkan kita banyak hal. Bukan hanya soal fisik, tapi juga soal strategi, kerja sama tim, dan mental bertanding. Ini bisa menjadi sarana membentuk karakter anak muda yang tangguh dan sportif,” paparnya.
Sainul juga mengapresiasi langkah Pemkot Kendari yang kembali menghidupkan permainan-permainan tradisional di tengah gempuran budaya digital yang saat ini semakin mendominasi keseharian masyarakat, terutama generasi muda.
“Sekarang ini anak-anak kita lebih banyak menghabiskan waktu di depan layar. Lomba seperti ini bisa menjadi alternatif positif untuk mengajak mereka kembali ke aktivitas fisik yang menyenangkan, edukatif, dan tentu saja memperkuat interaksi sosial,” jelasnya.

Camat Puuwatu Sainul Latief saat melaksanakan rapat untuk menghadapi lomba hadang. Foto Andri
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut setiap tahunnya, tidak hanya menjelang hari kemerdekaan, tapi juga menjadi agenda budaya daerah yang rutin diselenggarakan. Dengan begitu, budaya lokal tidak hanya dikenang, tetapi benar-benar hidup dan diwariskan secara aktif ke generasi berikutnya.
“Kalau bisa kegiatan ini jadi event tahunan. Bukan hanya hadang, tapi juga permainan-permainan tradisional lain seperti enggrang, tarik tambang, dan lainnya. Kita harus buat budaya lokal tetap hidup, bukan hanya sebagai cerita masa lalu,” urainya.
Sebagai bentuk dukungan, Camat Sainul juga mengajak masyarakat untuk hadir langsung menyaksikan lomba dan memberikan dukungan kepada para pemain dari Kecamatan Puuwatu. Ia menilai, kehadiran dan sorak sorai warga dapat menjadi suntikan semangat yang besar bagi tim yang bertanding.
“Kami optimistis bisa tampil maksimal. Tapi yang lebih penting dari itu semua adalah bagaimana kita menjadikan lomba ini sebagai pemantik semangat kebersamaan dan rasa cinta terhadap budaya sendiri. Mari kita ramaikan, mari kita dukung,” tandasnya. (adv)


















Komentar