SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Pasar Murah Polda Sultra Diserbu Warga, Antrean Mengular Berburu Sembako Murah

Polda 44
Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko saat memantau langsung pasar murah yang digelar Polda. Foto Arsya

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Antrean panjang warga terlihat sejak pagi di Lapangan Patung Gajah Mada, Markas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin, 16 Maret 2026. Mereka datang untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar kepolisian daerah tersebut.

Warga dari berbagai wilayah di Kendari memadati lokasi kegiatan untuk membeli sejumlah bahan pangan seperti beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, gula pasir, hingga telur yang dijual di bawah harga pasar.

Kapolda Sultra, Irjen Didik Agung Widjanarko, bersama Wakapolda Brigjen Pol. Gidion Arief Setyawan dan sejumlah pejabat utama memantau langsung pelaksanaan pasar murah tersebut setelah mengikuti apel pagi di markas kepolisian.

Irjen Pol Didik Agung mengatakan kegiatan itu digelar sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di pasaran,” ungkapnya saat meninjau lokasi kegiatan.

Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean di sejumlah stan penjualan. Salah satu warga Kecamatan Abeli, Hasriani, 42 tahun, mengaku datang sejak pagi agar bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah.

“Di sini lebih murah. Di pasar telur sudah sekitar Rp75 ribu, sementara di sini saya dapat satu rak hanya Rp54 ribu,” kata Hasriani.

Selain telur, beberapa komoditas lain juga dijual dengan harga di bawah pasaran. Beras SPHP kemasan lima kilogram dijual Rp35 ribu, gula pasir Rp15 ribu per kilogram, dan minyak goreng satu liter Rp10 ribu.

Terlihat untuk menjaga ketertiban di lokasi yang dipadati warga, sejumlah personel dari Bidang Profesi dan Pengamanan serta Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra turut dikerahkan membantu pelayanan dan mengatur antrean pembeli.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement