KONAWE, TERASSULTRA.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Tariala, menghadiri panen perdana padi di Desa Linonggasai, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, pada Senin, 27 Januari 2025.
Kehadiran La Ode Tariala dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat Konawe.
Dalam kesempatan tersebut, La Ode Tariala menegaskan pentingnya sektor pertanian dalam menopang kehidupan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pertanian adalah sektor strategis yang harus terus kita dorong dan kembangkan. Petani adalah pahlawan pangan yang memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Oleh karena itu, kita wajib memberikan dukungan penuh agar mereka bisa lebih produktif dan sejahtera,” bebernya.

Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala saat memberikan pernyataan usai melaksanakan panen padi perdana di Kabupaten Konawe. Foto Arsya
La Ode Tariala juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi pertanian guna meningkatkan hasil produksi dan efisiensi dalam budidaya padi. Menurutnya, penggunaan teknologi seperti benih unggul, sistem irigasi yang modern, dan mekanisasi pertanian dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi petani.
“Kita harus mulai beralih ke pertanian modern dengan menggunakan teknologi terkini. Pemanfaatan benih unggul, penerapan pola tanam yang baik, serta dukungan mekanisasi akan membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi petani di Konawe,” tambahnya.
Selain itu, La Ode Tariala juga mengapresiasi kerja keras para petani di Konawe yang telah berhasil menggarap lahan pertanian mereka dengan baik hingga menghasilkan panen yang memuaskan. Ia menilai, kerja keras dan dedikasi petani merupakan bukti nyata bahwa sektor pertanian di Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi para petani di Konawe. Hasil panen yang baik ini adalah buah dari kerja keras mereka, dan kita harus terus mendukung agar pertanian di daerah ini semakin maju,” jelasnya.

Panen padi perdana di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto Arsya
Lebih lanjut, La Ode Tariala menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam menyediakan infrastruktur dan fasilitas pendukung bagi petani, seperti pembangunan jalan tani, sistem irigasi yang memadai, serta kemudahan akses pasar.
“Kami di DPRD akan terus mendorong pemerintah daerah untuk memastikan bahwa petani mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan, baik dari segi infrastruktur, bantuan modal, maupun akses pasar yang luas,” ungkapnya.
Selain dukungan infrastruktur, La Ode Tariala juga menegaskan pentingnya pelatihan dan edukasi bagi petani dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka terkait teknik budidaya yang lebih modern dan berkelanjutan.
“Pemerintah harus aktif memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada petani, agar mereka mampu mengadopsi metode pertanian terbaru yang lebih efektif dan ramah lingkungan,” tuturnya.
Dengan demikian, La Ode Tariala berharap panen perdana ini menjadi momentum bagi petani Konawe untuk terus meningkatkan hasil pertanian mereka di masa mendatang. Ia juga berharap agar sektor pertanian di Sultra semakin mendapat perhatian lebih dari berbagai pihak.
“Semoga panen ini menjadi awal dari kesejahteraan yang lebih baik bagi petani di Konawe. Kita semua harus bekerja sama untuk memajukan sektor pertanian dan menjadikan Sultra sebagai salah satu lumbung pangan nasional,” tandasnya.
Penulis: Arsya


















Komentar