KENDARI, TERASSULTRA.COM – Deretan tanaman jagung yang menguning di lahan pertanian Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga, menjadi penanda panen raya dimulai, Sabtu, 16 Mei 2026.
Di tengah hamparan lahan milik petani Hasanudin itu, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, tampil di barisan depan mendampingi Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, dalam rangka Panen Raya Jagung Serentak Triwulan II Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar Polresta Kendari tersebut menjadi bagian dari program nasional penguatan ketahanan pangan yang digerakkan Kepolisian Republik Indonesia dan dipusatkan secara nasional di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, melalui konferensi video bersama Presiden Republik Indonesia.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menghadiri panen jagung serentak yang digelar Polri, Sabtu (16/5/2026). Foto Andr
Di Kendari, kehadiran Siska Karina Imran menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh hanya hadir saat hasil panen berhasil dipetik, tetapi juga harus terlibat dalam memastikan keberlangsungan produksi pangan masyarakat.
“Ketahanan pangan tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah ataupun petani. Harus ada kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani,” jelasnya.
Sektor pertanian kini menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama di tengah tantangan inflasi dan kebutuhan pangan perkotaan yang terus meningkat.
“Kota Kendari memang berkembang sebagai kota jasa dan perdagangan, tetapi kita juga punya potensi pertanian yang harus dijaga. Pemerintah Kota Kendari akan terus memberikan dukungan agar petani tetap produktif dan memiliki semangat meningkatkan hasil panennya,” jelasnya.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menghadiri panen raya serentak yang digelar Polri, Sabtu (16/5/2026). Foto Andri
Panen raya tersebut dirangkaikan dengan groundbreaking pembangunan 10 gudang ketahanan pangan Polri sebagai bagian dari penguatan infrastruktur distribusi dan cadangan pangan nasional.
Siska menilai pembangunan fasilitas penyimpanan pangan itu penting untuk menjaga stabilitas pasokan hasil pertanian, terutama saat produksi melimpah.
“Kalau hasil panen melimpah tetapi tidak didukung infrastruktur penyimpanan yang baik, maka petani juga yang dirugikan. Karena itu, langkah membangun gudang ketahanan pangan ini sangat strategis,” urainya.
Dalam peninjauan lapangan, kualitas jagung yang dipanen dinilai cukup baik. Pemerintah berharap hasil produksi pada triwulan kedua tahun ini dapat membantu memperkuat pasokan pangan sekaligus mendorong perputaran ekonomi petani lokal.
Pada kesempatan itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan bibit tanaman dan pupuk kepada Kelompok Tani Matagonawi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menghadiri panen raya serentak, Sabtu (16/5/2026). Foto Andri
Siska mengatakan bantuan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai program simbolik, melainkan menjadi stimulus agar petani terus memperluas produksi dan menjaga keberlanjutan sektor pangan di Kota Kendari.
“Kita ingin petani merasakan bahwa pemerintah hadir bersama mereka. Ketahanan pangan dimulai dari lahan-lahan produktif seperti ini,” tandasnya.
Untuk diketahui, dalam kegiatan itu dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Gideon Arif Setyawan, Ketua DPRD Sultra, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, jajaran Polda Sultra, Kapolresta Kendari bersama Wakapolresta, Kepala Bulog wilayah Sultra, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, hingga unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan. (adv)


















Komentar