SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Mendes PDT Yandri Susanto Launching Program Desa Inovasi di Konawe Utara

KONAWE UTARA, TERASSULTRA.COM – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDT), Yandri Susanto melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Rabu (11/12/2024).

Dalam kunjungan tersebut, Yandri meresmikan program Diseminasi Desa Inovasi untuk jangka pendek tahun 2024. Acara ini berlangsung di dua lokasi, yakni Desa Muara Tinobu di Kecamatan Lasolo dan Desa Laramo di Kecamatan Lembo.

IMG 20241211 WA0066

Mendes PDT), Yandri Susanto melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sultra. Foto Andri

Yandri Susanto hadir bersama sejumlah pejabat penting dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), termasuk Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, Peneliti Utama Pusat Riset Politik BRIN Siti Zuhro dan Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN, Agus Haryono. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen dalam mendukung pengembangan desa berbasis inovasi.

Dalam sambutannya, Yandri Susanto menyampaikan apresiasinya terhadap capaian program Desa Inovasi yang dilaksanakan di Muara Tinobu dan Laramo. Ia menekankan bahwa desa-desa yang dulunya tidak terkelola dengan baik kini mulai menunjukkan hasil signifikan.

“Dulu desa ini terkesan kurang terurus, baik dari segi kebersihan maupun tata kelola pemerintahan. Namun sekarang, saya melihat perubahan besar. Bahkan, website desa ini sudah sangat informatif, ekonomi masyarakatnya berkembang pesat, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berfungsi optimal,” ujar Yandri.

IMG 20241211 WA0069

Bupati Konawe Utara, Ruksamin saat menyambut Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDT), Yandri Susanto melaksanakan kunjungan kerja. Foto Andri

Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor untuk keberhasilan program ini. Salah satu keunggulan yang diapresiasi Yandri adalah bagaimana hasil produksi desa, termasuk produk perikanan di Muara Tinobu, dapat dihubungkan dengan pasar melalui kemitraan dengan pihak ketiga.

“Kami tidak hanya fokus pada pembangunan di hulu, tetapi juga memastikan hilirnya, seperti pemasaran, terurus dengan baik. Ini adalah model yang sangat baik untuk direplikasi di desa-desa lain di Indonesia,” tambahnya.

Pemberdayaan dan Pendampingan: Kunci Keberhasilan

Yandri menekankan bahwa keberhasilan program pemberdayaan desa sangat bergantung pada pendampingan intensif dari pihak terkait. Ia memuji BRIN yang telah memainkan peran besar dalam mendampingi desa-desa inovasi.

“Kunci keberhasilan program ini ada dua: pemberdayaan dan pendampingan. Tanpa pendampingan, upaya pemberdayaan tidak akan optimal. BRIN telah menunjukkan bagaimana pendampingan yang baik bisa memberikan hasil nyata,” kata Yandri.

IMG 20241211 WA0071

Pemerintah Kabupaten Konawe Utara saat menyambut kunjungan kerja Mendes PDT, Yandri Susanto. Foto Andri

Ia juga berharap pemerintah daerah dapat bersinergi dengan pelaku usaha lokal untuk mendukung pengembangan desa-desa inovasi di Konawe Utara.

“Keterlibatan pengusaha sangat penting, baik dalam memberikan akses pasar maupun mendorong investasi lokal. Dengan kolaborasi yang kuat, saya yakin pembangunan desa inovasi akan lebih cepat tercapai,” bebernya.

Yandri memastikan bahwa program Desa Inovasi ini tidak hanya berhenti di Konawe Utara. Ia menyatakan komitmennya untuk mereplikasi model ini ke desa-desa lain di Indonesia dengan menyesuaikan potensi lokal masing-masing desa.

“Desa Muara Tinobu memiliki potensi besar di sektor perikanan laut. Di desa ini, inovasi difokuskan pada pengelolaan hasil laut untuk meningkatkan nilai ekonominya. Hal yang sama akan kami terapkan di desa-desa lain, tetapi tentu disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing,” jelasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Konawe Utara, Ruksamin, Wakil Bupati Abuhaera, Ketua DPRD Konut, serta sejumlah pejabat daerah, termasuk Forkopimda, staf ahli, kepala badan, kepala OPD, camat, lurah, dan kepala desa. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program Desa Inovasi.

Bupati Konawe Utara, Ruksamin, menyatakan komitmennya untuk mendukung program tersebut melalui berbagai kebijakan yang memudahkan implementasi inovasi di tingkat desa.

“Kami akan terus bersinergi dengan BRIN dan pemerintah pusat untuk memastikan program ini berjalan dengan baik. Potensi desa-desa di Konawe Utara sangat besar, dan dengan dukungan yang tepat, saya yakin desa-desa ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” beber Ruksamin.

IMG 20241211 WA0070

Bupati Ruksamin dan Mendes PDT, Yandri Susanto saat lanching dan deseminasi program dan kegiatan desa inovasi untuk jangka pendek tahun 2024. Foto Andri

Program Desa Inovasi yang diinisiasi BRIN bersama Kementerian Desa PDT ini menjadi angin segar bagi pengembangan desa di Indonesia. Dengan pendekatan berbasis potensi lokal dan dukungan penuh dari berbagai pihak, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mempercepat pembangunan wilayah tertinggal.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Tim Penggerak PKK Konawe Utara, Nur Ponirah, serta para penggerak Desa Inovasi yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program di lapangan. Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan inovatif. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement