KENDARI, TERASSULTRA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) menutup tahapan kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2024 dengan menggelar debat publik ketiga yang berlangsung di Claro Hotel Kendari. Debat terakhir ini mengusung tema penting, yakni “Pengelolaan Sumber Daya Alam, Pelestarian Lingkungan, dan Penegakan Hukum yang Bermartabat,” dan dipandu oleh Alvian Raharjo serta Syaza Wisastro.
Dalam pembukaan debat, Ketua KPU Sultra, Asril menyampaikan pesan tegas kepada seluruh pasangan calon (Paslon) terkait akhir masa kampanye. Ia meminta paslon segera menurunkan seluruh iklan kampanye, baik di media sosial, media online, maupun media cetak, termasuk yang dibiayai oleh KPU maupun paslon sendiri.
“Mulai 24 November 2024, KPU bersama Bawaslu dan stakeholder terkait akan membersihkan semua alat peraga kampanye (APK). Oleh karena itu, kami meminta seluruh paslon untuk segera men-takedown iklan kampanye di berbagai platform,” ujar Asril.
Pengamanan dan Ketertiban Pilkada Asril juga mengapresiasi berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah (Pemda), TNI, Polri, dan para pendukung paslon, yang telah menjaga ketertiban selama seluruh tahapan Pilkada serentak berlangsung. Ia mengimbau agar situasi tetap kondusif hingga hari pemungutan suara.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjaga keamanan dan kelancaran tahapan Pilkada hingga saat ini. Mari bersama-sama kita wujudkan Pilkada yang aman dan berkualitas demi Sultra yang semakin maju,” tambahnya.
Debat terakhir ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Anggota DPR RI Bahtra Banong, yang mewakili dukungan legislatif, serta Staf Ahli Gubernur Sultra, La Ode Fasikin, yang hadir mewakili Penjabat Gubernur Sultra. Selain itu, Wakil Ketua DPRD Sultra, Nursalam Lada, dan para pendukung paslon juga ikut menyaksikan langsung jalannya debat.
Sebagai ajang pamungkas kampanye, debat ini menjadi sorotan publik karena menyajikan visi, misi, dan strategi paslon dalam mengelola sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan serta menegakkan hukum yang adil.
Dengan berakhirnya debat publik ketiga, Sultra kini memasuki masa tenang sebelum hari pemungutan suara. KPU mengharapkan seluruh paslon dan masyarakat Sultra menjaga komitmen bersama untuk menciptakan Pilkada yang demokratis dan bermartabat.
Penulis: Andri


















Komentar