KENDARI, TERASSULTRA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat koordinasi persiapan penetapan pasangan calon terpilih pemilihan serentak 2024 di Zahra Syariah Hotel, Kendari, pada Sabtu (21/12/2024). Dalam forum ini, KPU memberikan apresiasi atas tingginya tingkat partisipasi pemilih di wilayah tersebut.
Ketua KPU Sultra, Asril mengungkapkan rasa bangganya atas kinerja KPU Kabupaten Kota dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2024. Berdasarkan data, partisipasi pemilih mencapai 82 persen untuk Pemilihan Bupati dan Wali Kota, serta 81,33 persen untuk Pemilihan Gubernur. Angka tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di tingkat nasional.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, termasuk jajaran KPU di daerah, pemerintah, dan masyarakat Sultra. Ini menjadi modal penting yang harus kita pertahankan untuk pelaksanaan Pilkada di masa mendatang,” bebernya.
Dalam kesempatan itu, Asril menegaskan pentingnya transparansi dan integritas dalam setiap tahapan Pilkada, terutama menjelang penetapan pasangan calon terpilih. Ia berharap seluruh penyelenggara pemilu di Sultra terus menjaga komitmen untuk menyelenggarakan Pilkada yang berkualitas dan berintegritas.
“Kita harus memastikan bahwa seluruh proses berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Ini adalah wujud tanggung jawab kita kepada masyarakat,” tegasnya.
Dengan demikian, KPU Sultra berharap tingginya tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024 dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.
“Dengan kerja sama yang solid dan komitmen yang kuat, KPU optimis bahwa penyelenggaraan Pilkada selanjutnya akan terus mencatat prestasi yang membanggakan,” tandasnya.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kadiv Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Kadiv Hukum dan Pengawasan, Sekretaris KPU, Kasubag Teknis dan Hukum, serta Operator SILON dari seluruh KPU Kabupaten kota di bumi anoa.
Untuk diketahui, dalam agenda tersebut, KPU Sultra juga menghadirkan pemateri dari Bawaslu Provinsi dan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Sultra. Kehadiran mereka memperkaya diskusi terkait langkah-langkah strategis dalam mempersiapkan penetapan pasangan calon terpilih.
Penulis: Andri


















Komentar