KENDARI, TERASSULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengikuti peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diluncurkan Presiden Republik Indonesia secara virtual dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.
Di Kendari, peresmian dipusatkan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Kelurahan Baruga. Siska mengikuti kegiatan tersebut bersama Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, camat, lurah, hingga pengurus koperasi.
Program Koperasi Merah Putih menjadi salah satu langkah pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi berbasis desa dan kelurahan melalui sistem koperasi yang produktif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Gubernur Andi Sumangerukka bersama Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat memberikan keterangan usai menghadiri peresmian koperasi merah putih, Sabtu (16/5/2026). Foto Andri
Usai mengikuti peresmian virtual, rombongan pemerintah daerah meninjau langsung KDKMP Kelurahan Baruga. Bangunan koperasi itu disebut telah rampung sepenuhnya dan tinggal menunggu tahap pengisian barang yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026.
Di lokasi peninjauan, Andi Sumangerukka mengatakan pembangunan koperasi di wilayahnya terus bergerak. Sejumlah koperasi bahkan telah memasuki tahap operasional.
“Yang sudah rampung 100 persen ada 75 unit. Saat ini tinggal menunggu pengisiannya agar segera bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.
Ia menyebutkan, secara keseluruhan terdapat sekitar 2.773 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tengah dipersiapkan di Sultra. Dari jumlah itu, sekitar 700 unit telah selesai dibangun, sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian bertahap.

Sekda Amir Hasan Kiri bersama Ketua DPRD Kota Kendari, LM. Inarto kedua dari kiri saat menghadiri peresmian koperasi merah putih, Sabtu (16/5/2026). Foto Andri
Pemerintah daerah, kata Andi Sumangerukka, kini mulai memfokuskan perhatian pada percepatan operasional koperasi agar fasilitas yang telah dibangun tidak berhenti pada pembangunan fisik semata.
Sementara itu, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menilai koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan. Menurut dia, keberadaan Koperasi Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai tempat usaha bersama, tetapi juga ruang pemberdayaan ekonomi warga.
“Koperasi harus menjadi penggerak ekonomi masyarakat, terutama dalam memperkuat usaha-usaha produktif di tingkat kelurahan,” ungkapnya.

Gubernur Andi Sumangerukka bersama Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat meninggalkan lokasi peresmian koperasi merah putih, Sabtu (16/5/2026). Foto Andri
Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari tambahnya siap mendukung pengembangan koperasi agar program tersebut benar-benar memberi dampak langsung bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan warga yang membutuhkan akses ekonomi produktif.
“Kami ingin koperasi ini tumbuh bukan hanya sebagai bangunan, tetapi benar-benar hidup dan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.
Bagi Pemkot Kendari kata Siska keberadaan KDKMP di Kelurahan Baruga menjadi bagian dari upaya memperluas basis ekonomi kerakyatan di tengah tantangan ekonomi perkotaan.
“Kita berharap koperasi yang mulai dibangun di berbagai wilayah itu dapat menjadi ruang distribusi usaha, penguatan UMKM, sekaligus penopang ekonomi masyarakat di tingkat lokal,” tandasnya. (adv)


















Komentar