SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Kompak Perangi Narkoba, Pj Wali Kota Kendari Dorong Satuan Pendidikan Bersih dan Aman

FB IMG 1737003077214
Pose bersama usai melaksanakan sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Foto ist

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Parinringi didampingi oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, membuka kegiatan sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, sekaligus sosialisasi pengelolaan sampah di lingkungan satuan pendidikan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Samaturu, Kantor Balai Kota Kendari, pada Selasa (14/1/2025), dan dihadiri oleh kepala sekolah dari jenjang TK, SD, hingga SMP se-Kota Kendari. Dengan mengusung tema “Kota Kendari Kompak Bersama Perangi Narkoba, Wujudkan Satuan Pendidikan yang Bersih, Aman, dan Nyaman”.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan edukasi kepada para kepala sekolah mengenai upaya strategis dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota Kendari, Parinringi menekankan peran penting pendidikan sebagai garda terdepan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak generasi berprestasi, tetapi juga generasi yang bebas dari ancaman narkoba dan memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan.

“Sekolah adalah tempat pembentukan karakter dan pola pikir generasi muda. Jika narkoba masuk ke dalam lingkungan sekolah, maka masa depan anak-anak kita akan hancur. Karena itu, kita harus bekerja sama untuk memastikan sekolah menjadi tempat yang aman, bersih, dan bebas dari narkoba,” bebernya.

Parinringi menjelaskan, sosialisasi ini tidak hanya berfokus pada bahaya narkoba konvensional, tetapi juga memberikan wawasan kepada kepala sekolah mengenai narkoba dalam bentuk kemasan yang kini semakin marak peredarannya. Jenis narkoba ini sering kali sulit dideteksi karena pengedarannya dirancang untuk mengelabui aparat dan masyarakat.

“Perlu diingat, modus operandi para pengedar semakin canggih. Narkoba kini hadir dalam bentuk kemasan yang menyerupai makanan atau minuman. Oleh karena itu, kepala sekolah harus memahami hal ini agar dapat melakukan deteksi dini dan mencegah peredarannya di kalangan pelajar,” jelasnya.

Pj Wali Kota juga menambahkan bahwa pengawasan terhadap peredaran narkoba di lingkungan pendidikan harus dilakukan secara intensif dan melibatkan berbagai pihak, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN), aparat keamanan, serta masyarakat.

“Ini adalah langkah awal dalam memperkuat pengawasan terhadap peredaran narkoba di lingkungan sekolah. Kami berharap para kepala sekolah menjadi motor penggerak utama dalam membangun kesadaran dan kepedulian di lingkungan pendidikan,” imbuhnya.

Selain membahas pencegahan narkoba, acara ini juga diisi dengan materi pengelolaan sampah di satuan pendidikan. Pj Wali Kota Kendari menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai bagian dari menciptakan suasana belajar yang kondusif.

“Kita harus menciptakan budaya bersih dan sehat di sekolah. Sampah yang dikelola dengan baik tidak hanya membuat lingkungan lebih bersih, tetapi juga mengajarkan siswa untuk peduli terhadap lingkungan sejak dini,” kata Parinringi.

Pj Wali Kota Kendari mengajak semua pihak untuk terus bersinergi dalam upaya memerangi narkoba dan menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, aman, dan nyaman. Ia juga mengapresiasi peran aktif para kepala sekolah dalam mendukung upaya pemerintah.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari para kepala sekolah, guru, dan orang tua sangat penting dalam memerangi narkoba dan menjaga kebersihan lingkungan pendidikan. Jika kita kompak, saya yakin kita bisa melindungi generasi muda Kendari dari ancaman narkoba,” paparnya.

Ia berharap program pengelolaan sampah ini dapat diterapkan dengan konsisten di seluruh sekolah di Kota Kendari. Dengan pengelolaan yang baik, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga sarana pembentukan karakter peduli lingkungan.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, AKBP Mohammad Dafi Bastoni, turut hadir dan memberikan pemaparan terkait modus-modus baru penyalahgunaan narkoba yang kini semakin sulit dikenali.

“Para pengedar semakin kreatif dalam menyamarkan narkoba, terutama kepada generasi muda. Mereka menggunakan kemasan yang menyerupai permen, makanan ringan, atau minuman untuk menarik perhatian anak-anak dan pelajar. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegas Dafi Bastoni.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara BNN, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan terhadap ancaman ini. Selain itu, Dafi menyebutkan bahwa BNN Kota Kendari telah menyiapkan berbagai program kerja sama dengan sekolah untuk memberikan edukasi langsung kepada siswa mengenai bahaya narkoba.

“Langkah preventif adalah yang terpenting. Kita perlu mengedukasi anak-anak tentang bahaya narkoba sedini mungkin, sehingga mereka tidak mudah terjebak dalam perangkap para pengedar,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement