SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial Pemerintahan

Komisi II DPRD Kota Kendari Tegaskan Tanggung Jawab Pengelola Pasar Sentral dalam Keselamatan Pengunjung

IMG 20250225 WA0048
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Amiruddin saat memimpin RDP dengan pengelola pasar sentral. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Komisi II DPRD Kota Kendari menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin (24/2/2025), menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan kelalaian pengelola Pasar Sentral Kendari. Kelalaian ini mencuat setelah seorang pengunjung terjatuh dari lantai dua gedung pasar akibat minimnya pengawasan dan sarana keselamatan di area tersebut.

RDP yang berlangsung di gedung DPRD Kota Kendari ini menghadirkan pengelola Pasar Sentral, perwakilan Dinas Perdagangan Kota Kendari, serta sejumlah pihak terkait. Rapat ini bertujuan untuk mengklarifikasi kejadian tersebut serta mencari solusi guna mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Komisi II DPRD Kendari: Pengelola Pasar Harus Bertanggung Jawab

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Amiruddin, menegaskan bahwa kejadian ini tidak bisa dianggap remeh. Menurutnya, insiden jatuhnya pengunjung dari lantai dua menunjukkan adanya kelemahan serius dalam pengelolaan keamanan pasar yang seharusnya menjadi prioritas utama.

“Kami melihat ada kelalaian nyata dalam hal pengawasan dan keselamatan di Pasar Sentral Kendari. Kejadian ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut nyawa dan keselamatan masyarakat. Seharusnya pengelola pasar sudah sejak awal memastikan bahwa fasilitas di dalam pasar aman bagi semua pengunjung dan pedagang,” tegas Amiruddin.

IMG 20250225 WA0052 scaled

Komisi II DPRD Kota Kendari saat melaksanakan Rapat Dengar Pendapat dengan pengelola pasar sentral Kendari. Foto Andri

Ia juga menyampaikan bahwa DPRD akan terus mengawal permasalahan ini agar pengelola pasar segera melakukan perbaikan yang konkret.

“Kami meminta pengelola pasar untuk segera bertindak, tidak hanya memberikan janji, tetapi benar-benar mengambil langkah nyata dalam meningkatkan keamanan di pasar. Jangan sampai ada kejadian serupa yang bisa menimbulkan korban lebih banyak,” katanya.

Amiruddin menambahkan bahwa DPRD tidak akan tinggal diam jika pengelola pasar tidak segera melakukan perbaikan. Ia bahkan membuka opsi untuk merekomendasikan sanksi kepada pengelola jika ditemukan adanya unsur pembiaran terhadap kondisi yang membahayakan pengunjung.

“Jika dalam waktu dekat kami tidak melihat adanya perbaikan yang signifikan, maka kami akan mempertimbangkan rekomendasi sanksi bagi pengelola pasar. Kami tidak ingin ada kejadian fatal yang bisa membahayakan lebih banyak orang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keamanan di fasilitas publik seperti pasar harus menjadi prioritas utama.

“Pasar adalah tempat aktivitas ekonomi yang sangat penting bagi masyarakat. Setiap hari, ratusan hingga ribuan orang datang ke sini untuk berdagang dan berbelanja. Jangan sampai ketidakpedulian dalam pengelolaan berujung pada kecelakaan yang bisa dihindari,” tambahnya.

Komisi II DPRD juga meminta pengelola pasar untuk segera melaporkan langkah-langkah konkret yang telah diambil dalam waktu dekat.

“Kami ingin melihat laporan jelas dari pengelola pasar terkait apa saja yang sudah dan akan mereka lakukan untuk memperbaiki sistem keamanan. Tidak hanya dalam bentuk wacana, tetapi harus ada bukti nyata di lapangan,” tegasnya.

Pengawasan Akan Diperketat

 

IMG 20250225 WA0047

Komisi II DPRD Kota Kendari menggelar rapat dengan pengelola pasar sentral Kendari atas kelalaian dalam mengelola pasar. Foto Andri

Selain menyoroti tanggung jawab pengelola pasar, Komisi II DPRD Kota Kendari juga meminta Dinas Perdagangan untuk lebih aktif dalam mengawasi kondisi pasar-pasar di Kota Kendari.

“Kami juga meminta Dinas Perdagangan untuk lebih sering turun ke lapangan dan memastikan semua pasar di Kendari dalam kondisi aman. Jangan hanya fokus pada pengelolaan administrasi, tetapi juga harus mengawasi langsung bagaimana kondisi di lapangan,” ujar Amiruddin.

DPRD juga menekankan bahwa perbaikan fasilitas pasar harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya sebatas menanggulangi satu kasus saja.

“Kami tidak ingin perbaikan ini hanya dilakukan di satu titik saja, tetapi harus ada evaluasi menyeluruh terhadap seluruh fasilitas yang ada di Pasar Sentral Kendari. Kami ingin memastikan bahwa pasar ini benar-benar menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi semua orang,” jelasnya.

Ia juga meminta partisipasi masyarakat dalam mengawasi kondisi pasar dan segera melaporkan jika ada potensi bahaya di area tersebut.

“Masyarakat juga berperan penting dalam pengawasan. Jika ada fasilitas yang rusak atau berisiko membahayakan, segera laporkan kepada pengelola atau dinas terkait. Jangan tunggu sampai ada korban baru bertindak,” tandasnya.

Dengan adanya RDP ini, DPRD Kota Kendari berharap ada perbaikan signifikan dalam sistem pengelolaan Pasar Sentral Kendari, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement