SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politik

Ketua Majelis Sinode Gepsultra Ajak Masyarakat Rawat Persatuan Pasca Pilkada

IMG 20241129 WA0015
Ketua Majelis Sinode Gereja Protestan Sulawesi Tenggara (Gepsultra), Pdt. Marten Sambira, menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat pasca Pilkada. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Ketua Majelis Sinode Gereja Protestan Sulawesi Tenggara (Gepsultra), Pdt. Marten Sambira, menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat pasca Pilkada Serentak 2024. Ia mengingatkan seluruh elemen masyarakat Sulawesi Tenggara untuk bersikap bijaksana dalam menghadapi berbagai informasi yang beredar, demi mencegah potensi perpecahan.

“Kita harus lebih waspada terhadap provokasi, hoaks, dan isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan. Penting bagi kita untuk selalu memverifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Dengan cara ini, kita dapat menjaga kedamaian dan harmoni di tengah masyarakat,” ujar Pdt. Marten, Kamis (28/11/2024).

Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh mengganggu keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, persatuan dan kesatuan harus menjadi landasan utama, melebihi kepentingan individu atau kelompok tertentu.

“Perbedaan itu wajar dalam demokrasi, tetapi jangan sampai memutus tali persaudaraan di dalam keluarga, lingkungan masyarakat, dan antar-rekan. Mari kita utamakan persatuan demi kebaikan bersama,” tambahnya.

Mengenai hasil Pilkada, Pdt. Marten mengimbau masyarakat untuk menyerahkan segala bentuk keberatan melalui jalur yang sah dan menghormati mekanisme yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Menurutnya, penyelesaian secara hukum adalah cara terbaik untuk menjaga keadilan dan perdamaian.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung pemimpin yang terpilih, tanpa memandang latar belakang politik, demi melanjutkan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Siapa pun yang terpilih adalah pemimpin kita bersama. Saatnya kita bekerja sama mendukung mereka agar mampu menjalankan tugas dan amanah dengan baik demi kemajuan daerah ini,” ujarnya.

Dengan demikian, Pdt. Marten mengapresiasi masyarakat Sultra yang telah menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi, menjaga keamanan, dan menciptakan suasana damai selama Pilkada berlangsung.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, terutama masyarakat Sulawesi Tenggara, yang membuktikan bahwa demokrasi dapat berjalan dengan damai. Kondisi ini adalah buah dari kerja sama dan komitmen kita bersama,” tandasnya.

Pilkada Serentak 2024 di Sultra berjalan dengan tertib dan aman, mencerminkan kedewasaan demokrasi yang kian matang di wilayah tersebut. Semua pihak diimbau untuk terus menjaga semangat persatuan demi masa depan yang lebih baik.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement