SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari Nahkodai Forum Kota Sehat 2025–2027, Targetkan Predikat Wistara

FB IMG 1750296720177
Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, La Ode Ashar saat menandatangi SK sebagai Ketua Forum Kota Sehat. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, La Ode Ashar, resmi dipercaya menakhodai Forum Kota Sehat (FKS) Kota Kendari periode 2025–2027, setelah dilantik langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dalam sebuah seremoni resmi yang digelar di Ruang Samaturu Balai Kota Kendari, Rabu (18/6/2025).

Pelantikan tersebut dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus Forum Kota Sehat, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan yang selama ini aktif terlibat dalam inisiatif pembangunan berbasis kesehatan dan lingkungan hidup di Kota Kendari.

Saat ditemui usai dilantik, La Ode Ashar menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa Forum Kota Sehat bukan hanya sekadar forum seremoni, tetapi merupakan wadah strategis yang mampu mendorong sinergi antar sektor demi mewujudkan lingkungan kota yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

“Saya berterima kasih atas amanah ini. Ini bukan tugas ringan, tetapi dengan kolaborasi dan komitmen semua pihak, saya yakin kita bisa membawa Kota Kendari mencapai predikat tertinggi dalam penghargaan Kota Sehat, yaitu kategori Wistara,” ujar La Ode Ashar, Kamis (19/6/2025).

Sebagai anggota DPRD tiga periode, politisi Partai Golkar ini menilai pelibatan unsur legislatif sebagai Ketua Forum Kota Sehat merupakan langkah progresif. Ia menyebut peran legislatif akan menjadi kekuatan tersendiri dalam mempercepat penyusunan dan penetapan regulasi pendukung, yang selama ini sering menjadi tantangan dalam pencapaian indikator Kota Sehat.

“Kami di DPRD akan berdiri di garda depan untuk memfasilitasi regulasi yang dibutuhkan. Regulasi ini penting karena selama ini sering menjadi titik lemah dalam proses penilaian dan verifikasi. Dengan sinergi lintas sektor, kita akan tutup semua celah yang bisa menghambat capaian kita,” tegasnya.

FB IMG 1750296712425

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat melantik Forum Kota Sehat periode 2025-2027. Foto Andri

La Ode Ashar membeberkan bahwa berdasarkan evaluasi terakhir, Kota Kendari telah berhasil mencapai 89 persen dari total sembilan indikator yang disyaratkan dalam program Kota Sehat, dan berada pada level Padapa. Artinya, hanya dibutuhkan peningkatan dua persen lagi untuk masuk ke kategori Wistara, yakni predikat tertinggi dalam penghargaan nasional Kota Sehat.

“Indikator yang tersisa memang cukup teknis, tetapi saya percaya dengan semangat dan komitmen bersama, bukan tidak mungkin tahun ini juga kita akan membuktikan kepada pemerintah pusat bahwa Kota Kendari layak menyandang predikat Wistara. Kita tidak ingin capaian ini hanya bersifat administratif atau sekadar untuk penilaian, tetapi betul-betul mencerminkan kondisi di lapangan,” imbuhnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan teknis dari dinas terkait, terutama dalam penyusunan dokumen evaluasi yang akan dibawa ke Kementerian Kesehatan sebagai bagian dari proses verifikasi dan penilaian.

“Kami mohon agar dinas-dinas yang terkait langsung dengan indikator Kota Sehat seperti Dinas Kesehatan, DLHK, PU, dan lainnya dapat bahu membahu menyusun dokumen yang rapi, lengkap, dan berbasis bukti lapangan. Kita tidak bisa kerja sendiri-sendiri kalau mau hasilnya maksimal,” ungkapnya.

FB IMG 1750296692971

Pose bersama usai dilaksanakan pelantikan Forum Kota Sehat periode 2025-2027. Foto Andri

Sementara itu, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menyatakan keyakinannya bahwa kepemimpinan La Ode Ashar akan memberi dampak signifikan terhadap percepatan capaian Kota Sehat. Ia menyebut pemilihan Ketua Forum Kota Sehat kali ini dilakukan dengan pendekatan inklusif, di mana unsur legislatif dan representasi masyarakat dirangkul untuk memperkuat legitimasi forum tersebut.

“Saya tidak salah pilih Ketua Forum Kota Sehat kita. Beliau mewakili unsur DPRD, tapi juga sekaligus mewakili aspirasi masyarakat karena rekam jejaknya selama ini sangat aktif dalam mendorong kebijakan berbasis lingkungan dan kesehatan. Saya optimis di bawah kepemimpinan beliau, kita bisa raih Wistara tahun ini,” paparnya.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Kendari itu juga meminta seluruh OPD dan stakeholder forum untuk bersikap responsif terhadap arahan forum, serta menjadikan proses ini sebagai bagian dari perubahan struktural dalam tata kelola pembangunan kota.

“Saya berharap ini bukan sekadar forum tahunan, tapi menjadi motor penggerak yang konsisten dalam mendorong budaya sehat, lingkungan bersih, dan pelayanan dasar yang berkualitas. Saya ingin kita dikenal bukan hanya karena berhasil raih penghargaan, tapi karena berhasil membangun sistem,” katanya.

Dengan demikian, Siska Karina Imran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan kepada forum ini, karena suksesnya forum akan menjadi cermin keberhasilan seluruh warga Kota Kendari dalam menjaga kotanya.

“Insya Allah, tahun ini kita bisa persembahkan Wistara untuk masyarakat Kendari. Ini bukan kerja wali kota saja, ini kerja kita semua,” tandasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement