SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Intensifkan Patroli, Ditlantas Polda Sultra Ingatkan Pengendara

Lantas 3
Ditlantas Polda Sultra saat melaksanakan patroli. Foto Arsya

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Kesadaran berlalu lintas kembali menjadi perhatian aparat kepolisian. Selasa (23/9/2025), personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sultra bersama sejumlah Polwan turun langsung ke jalan-jalan utama Kota Kendari untuk melaksanakan patroli sekaligus memberikan imbauan kepada pengendara.

Kegiatan itu dipimpin oleh AKP Muhlisi didampingi empat personel, yakni Aipda Omi Omita, Brigadir Eka Ariska, Bripda Unsho, dan Bripda Fahri. Mereka menyusuri ruas-ruas jalan padat kendaraan, mulai dari Jalan Martandu, Jalan Oriunggu, Jalan Cristina Marta Tiahahu, Jalan M.T. Haryono, Jalan Brigjen M. Yoenoes, Jalan Bende hingga Jalan Malaka.

Menggunakan public address, petugas berulang kali mengingatkan pengendara roda dua maupun roda empat untuk tidak melawan arus. Mereka juga menekankan pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami terus mengingatkan masyarakat dengan cara yang humanis. Pendekatan persuasif ini penting agar tertib berlalu lintas benar-benar menjadi budaya di Kota Kendari, bukan sekadar patuh karena ada polisi,” ungkap AKP Muhlisi kepada wartawan.

Berbeda dengan operasi penindakan, patroli ini lebih menitikberatkan pada edukasi. Polisi lalu lintas menyapa langsung pengendara yang kedapatan melawan arus, memberi arahan singkat, lalu meminta mereka kembali ke jalur yang benar.

“Melawan arus itu berbahaya. Bukan hanya merugikan diri sendiri, tapi juga bisa mengancam keselamatan orang lain. Kami ingatkan, jangan mencari jalan pintas dengan melanggar aturan,” tegasnya.

Patroli ini bukan tanpa alasan. Data kecelakaan lalu lintas di Kota Kendari masih menunjukkan angka yang memerlukan perhatian serius. Pelanggaran seperti tidak memakai helm, berkendara ugal-ugalan, hingga melawan arus disebut sebagai pemicu utama kecelakaan di jalan raya.

“Pencegahan harus dilakukan dari hulu. Kalau masyarakat disiplin sejak awal, angka kecelakaan bisa ditekan. Itu sebabnya kegiatan patroli sambil edukasi ini rutin kami lakukan,” ungkap AKP Muhlisi.

Ia menambahkan, Ditlantas Polda Sultra tidak hanya fokus pada penindakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran kolektif.

“Kita ingin masyarakat merasa bahwa mematuhi lalu lintas bukan karena takut kena tilang, tetapi karena mereka sadar itu untuk keselamatan,” paparnya.

Dengan demikian, pihaknya berharap kegiatan ini dapat membawa perubahan perilaku berkendara di Kendari. Menurutnya, membangun budaya tertib lalu lintas memang tidak bisa instan, melainkan butuh konsistensi dari aparat dan kesadaran masyarakat.

“Kalau masyarakat terbiasa tertib, jalanan akan lebih aman dan nyaman. Tidak ada lagi saling serobot, tidak ada lagi pengendara yang melawan arus demi cepat sampai. Ini soal membangun budaya baru,” tandasnya.

Penulis: Arsya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement