SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar Daerah Pemerintahan

HUT Konkep, Gubernur Sultra Ingatkan Pentingnya Kolaborasi

Asr 38
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat menghadiri HUT Konawe Kepulauan. Foto Andri

KONKEP, TERASSULTRA.COM – Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Konawe Kepulauan (Konkep) di Lapangan TPI Langara, Minggu, 12 April 2026, berlangsung khidmat. Namun di balik seremoni itu, tersimpan pesan yang lebih dalam terkait pembangunan daerah kepulauan tidak bisa lagi berjalan biasa-biasa saja.

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, memilih menempatkan isu kolaborasi sebagai titik tekan utama. Bagi dia, usia ke-13 bukan sekadar penanda waktu, melainkan fase krusial untuk menentukan arah pembangunan ke depan.

“Peringatan ini momentum untuk melihat sejauh mana capaian kita, sekaligus merumuskan langkah ke depan,” ungkap Andi Sumangerukka.

Kabupaten Konkep yang resmi berdiri sebagai daerah otonom pada 2013, dinilai telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam lebih dari satu dekade terakhir. Infrastruktur dasar mulai terbentuk, akses pelayanan publik perlahan membaik, dan identitas daerah sebagai kawasan kepulauan semakin menguat.

Namun, di balik capaian itu, Andi Sumangerukka mengingatkan bahwa tantangan struktural masih membayangi. Persoalan kemiskinan, pengangguran, hingga ancaman krisis pangan dan tekanan lingkungan menjadi pekerjaan rumah yang tidak ringan.

“Daerah kepulauan seperti Konkep memiliki tantangan khas. Karena itu, pendekatannya tidak bisa biasa. Harus ada kolaborasi yang nyata, bukan sekadar koordinasi di atas kertas,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa harmoni sosial dalam keberagaman menjadi fondasi penting bagi percepatan pembangunan. Tanpa itu, menurutnya, setiap program berisiko berjalan parsial dan tidak berkelanjutan.

“Kolaborasi dan sinergi yang efektif, efisien, serta produktif adalah kunci. Kalau ini berjalan, percepatan pembangunan di semua sektor bukan hal yang mustahil,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang selama ini terlibat dalam pembangunan daerah, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, hingga pelaku usaha, akademisi, dan insan pers.

“Kita tidak boleh melupakan jasa para pendahulu. Apa yang kita nikmati hari ini adalah hasil dari kerja panjang yang mereka mulai,” jelasnya.

Perayaan HUT ke-13 ini diharapkan menjadi titik penguat bagi visi besar “Wawonii Emas” sebuah gagasan tentang masa depan Konawe Kepulauan sebagai daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Namun, visi itu hanya akan menjadi retorika jika tidak ditopang kerja nyata dan kolaborasi yang konsisten.

“Dengan dukungan seluruh masyarakat, saya optimistis Konawe Kepulauan bisa terus berkembang. Tapi kuncinya tetap kerja bersama,” tandas Andi Sumangerukka.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement