KENDARI, TERASSULTRA.COM – Hujan lebat yang mengguyur Kota Kendari pada Kamis (6/3/2025) sore disertai kilat dan petir mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Derasnya curah hujan membuat air meluap dengan cepat, menyebabkan beberapa warga terjebak dan membutuhkan evakuasi darurat.
Tim Kendari Tanggap Bencana (KARTANA) melaporkan bahwa dua warga, Arifudin (58) dan Nurfitriani (58), yang sempat terjebak dalam banjir, berhasil diselamatkan oleh tim rescue yang sigap merespons situasi darurat ini.
“Saat menerima laporan adanya warga yang terjebak, tim segera bergerak ke lokasi dengan peralatan evakuasi lengkap. Berkat koordinasi yang baik, keduanya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Komandan Regu KARTANA, Muhammad Matin Adhiddia.
Banjir tidak hanya menggenangi pemukiman warga, tetapi juga menimbulkan lumpur dan material bawaan air yang menumpuk di berbagai titik. Sejumlah kawasan terdampak cukup parah, termasuk BTN Mekarindo, Jl. Mekar Damai, dan Jl. Alpukat, di mana genangan air mencapai ketinggian yang menyulitkan aktivitas warga.
KARTANA segera menerjunkan 12 relawan ke lokasi terdampak untuk membantu evakuasi serta membersihkan wilayah yang tertutup lumpur dan sisa material banjir. Selain itu, upaya penyelamatan juga melibatkan Basarnas Kendari dan beberapa mitra relawan lainnya guna mempercepat proses evakuasi dan pemulihan kondisi pasca-banjir.
Menurut salah satu warga BTN Mekarindo, Ahmad (42), banjir kali ini terjadi cukup cepat dan membuat sebagian warga tak sempat menyelamatkan barang-barang mereka.
“Air naik begitu cepat, kami hanya bisa menyelamatkan beberapa barang penting sebelum semuanya terendam. Beruntung ada bantuan dari tim rescue yang cepat datang membantu,” tuturnya.
Saat ini, kebutuhan mendesak bagi warga terdampak meliputi air bersih, peralatan kebersihan, serta tenaga bantuan untuk mempercepat proses pembersihan lingkungan. Warga berharap adanya bantuan dari berbagai pihak guna meringankan beban mereka pasca-banjir.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendari, Supriyanto, mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan deras yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengimbau warga untuk selalu siaga, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir. Pastikan saluran air tetap bersih dan tidak tersumbat agar dapat meminimalkan risiko banjir,” ujarnya.
KARTANA berharap informasi ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan masyarakat dalam mengambil langkah-langkah strategis untuk memberikan bantuan yang tepat kepada korban banjir.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat, sehingga warga terdampak bisa segera kembali menjalani aktivitasnya dengan normal.
Penulis: Andri


















Komentar