SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Hormati Pahlawan dan Nyalakan Semangat Kemerdekan, Polda Sultra Gelar Renungan Suci

Polda 5
Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko memimpin apel renungan suci di TMP. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Tepat pukul 00.00 WITA, Minggu (17/8/2025), suasana hening menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Watubangga, Kota Kendari. Dalam gelap malam yang khidmat, Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol Didik Agung Widjanarko memimpin Apel Renungan Suci untuk mengenang dan memberi penghormatan kepada para pahlawan bangsa.

Hadir dalam upacara sakral tersebut Gubernur Sultra bersama jajaran Forkopimda, Sekda Provinsi, serta pejabat utama TNI-Polri. Ratusan peserta yang terdiri atas personel gabungan TNI-Polri, ASN, Satpol PP, dan anggota FKPPI ikut berdiri tegap, menyatu dalam hening, sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan para pahlawan.

Dalam apel itu, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko membacakan naskah renungan suci seiring dipadamkannya lampu TMP, meninggalkan cahaya lilin di atas pusara pahlawan. Prosesi tersebut mengingatkan peserta akan makna perjuangan dan pengorbanan yang telah diberikan demi tegaknya kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kami berkumpul di tempat ini pada tengah malam yang sunyi, untuk menyatakan hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pahlawan yang telah rela berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa. Semangat mereka adalah teladan yang harus kita wariskan dalam menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata,” tegasnya.

Diketahui, di TMP Watubangga bersemayam 81 pahlawan, yang terdiri atas 68 pejuang angkatan bersenjata dan 13 pejuang rakyat. Pada akhir apel, lilin dinyalakan di atas setiap pusara, sebagai simbol bahwa api perjuangan para pahlawan tidak akan pernah padam.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka yang turut hadir dalam prosesi itu menegaskan bahwa pengorbanan pahlawan harus menjadi inspirasi dalam pembangunan daerah dan bangsa.

“Para pahlawan telah menunjukkan arti sesungguhnya dari cinta tanah air. Kini tugas kita adalah meneruskan perjuangan itu melalui kerja nyata, membangun daerah, menjaga persatuan, dan menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement