SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Harmoni Sultra Digelar Sepekan, Panggung Promosi Wisata hingga Ekonomi Daerah

Kominfo 15 1
Kadis Kominfo Sultra, Andi Syahrir saat memberikan keterangan. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan rangkaian kegiatan bertajuk Harmoni Sultra 2026 sebagai etalase budaya, pariwisata, dan penggerak ekonomi daerah. Agenda yang berlangsung selama sepekan itu dikemas dalam berbagai kegiatan, mulai dari seremoni kenegaraan hingga festival rakyat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sultra, Andi Syahrir, mengatakan seluruh rangkaian acara telah disusun secara rinci dan terjadwal.

“Ini momentum untuk menampilkan wajah Sultra secara utuh budaya, potensi wisata, hingga geliat ekonominya,” jelasnya, Kamis (23/4/2026).

Rangkaian kegiatan dimulai pada Rabu, 22 April 2026, dengan gladi upacara di Lapangan STQ. Sehari berikutnya, Kamis, 23 April, diisi rapat paripurna di DPRD Sulawesi Tenggara serta gladi terjun payung sebagai bagian dari atraksi dirgantara.

Memasuki Jumat, 24 April, suasana bergeser ke ruang publik. Lomba cerdas cermat digelar di Lippo Plaza Kendari, disusul pembukaan Maimo Sharia Fest dan talkshow. Di hari yang sama, pawai budaya yang melibatkan 17 kabupaten kota mengambil rute di kawasan MTQ, diikuti lulo massal dan pembukaan pameran pembangunan.

Puncak hari itu ditandai dengan pembukaan resmi Harmoni Sultra pada malam hari yang dilanjutkan hiburan artis.

“Kita ingin menghadirkan suasana yang meriah tapi tetap sarat makna, ada unsur budaya, edukasi, dan ekonomi,” jelas Andi Syahrir.

Sabtu, 25 April, agenda bergeser ke kawasan pesisir dengan kegiatan bersepeda hemat BBM menuju Pulau Bokori. Di pulau tersebut digelar Festival Bokori yang memadukan lomba kuliner, aktivitas nelayan, hingga aksi bersih pantai.

Selain itu, kegiatan juga diisi forum edukasi dari TNI AU dan lomba esai pelajar. Malam harinya, panggung hiburan berlanjut melalui fashion show yang digelar bersama Bank Indonesia serta undian hadiah bagi masyarakat.

Pada Minggu, 26 April, masyarakat diajak menjelajahi lima destinasi wisata melalui program fun trip. Agenda lain mencakup gebyar BKMT, lomba senam, final videografi, hingga penganugerahan adat yang menegaskan kekayaan tradisi lokal.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup pada Senin, 27 April, dengan upacara adat Mosehe di Hotel Claro Kendari, dilanjutkan upacara HUT Sultra ke-62 di Lapangan STQ. Hari terakhir juga diisi atraksi dirgantara, penanaman pohon, serta acara penutupan pada malam hari.

Menurut Andi Syahrir, desain kegiatan yang padat dan beragam ini diharapkan memberi dampak langsung terhadap perputaran ekonomi daerah, terutama sektor UMKM dan pariwisata.

“Seluruh rangkaian ini kita arahkan untuk mendorong promosi wisata dan menggerakkan ekonomi lokal. Kita ingin Sultra tidak hanya dikenal, tapi juga dikunjungi dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement