SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advetorial Pendidikan

Hardiknas 2025, Bupati Ikbar Serahkan Penghargaan untuk Sekolah Kreatif dan Guru Inspiratif di Konut

Screenshot 20250503 073934 Samsung Internet
Bupati Konawe Utara, Ikbar saat menyerahkan penghargaan untuk Sekolah Kreatif dan Guru Inspiratif. Foto Andri

KONAWE UTARA, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menjadikan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025 bukan hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para pelaku pendidikan yang berdedikasi dan berinovasi.

Dalam upacara yang digelar di lapangan kantor Bupati Konut, Jumat (2/5/2025), Bupati Konawe Utara, Ikbar secara langsung menyerahkan piagam penghargaan dan sertifikat kepada sekolah kreatif, sekolah rujukan digital, dan guru-guru inspiratif.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap kontribusi nyata dalam membangun pendidikan berkualitas dan relevan dengan tantangan zaman.

Dalam keterangannya, Bupati Ikbar mengatakan bahwa pendidikan yang kuat tidak hanya bergantung pada kurikulum dan fasilitas, tetapi terutama pada semangat inovasi para guru dan kreativitas sekolah dalam membentuk lingkungan belajar yang menyenangkan dan efektif.

“Hari ini kita memberikan penghargaan kepada mereka yang telah membuktikan bahwa dengan semangat, kreativitas, dan dedikasi, kita bisa menghadirkan pendidikan yang tidak hanya bermutu, tetapi juga relevan dan membangkitkan semangat belajar anak-anak kita,” ujar Bupati Ikbar.

Screenshot 20250503 073953 Samsung Internet

Bupati Konawe Utara, Ikbar saat pose bersama usai memberikan penghargaan kepada para pelaku pendidikan yang berdedikasi dan berinovasi. Foto Andri

Dalam kesempatan itu, SD Negeri 1 Lasolo dianugerahi sebagai sekolah kreatif dan inovatif atas inisiatifnya dalam menerapkan metode pembelajaran tematik berbasis proyek yang menyenangkan dan menumbuhkan rasa ingin tahu siswa.

Sekolah tersebut dinilai berhasil menciptakan lingkungan belajar yang mengintegrasikan unsur seni, budaya lokal, dan teknologi sederhana untuk meningkatkan minat belajar.

Selain itu, dua sekolah tingkat menengah, yakni SMP Negeri 1 Lasolo dan SMP Negeri 1 Andowia, mendapatkan penghargaan sebagai sekolah rujukan Google. Kedua sekolah ini telah sukses menerapkan platform Google Workspace for Education secara optimal dalam proses pembelajaran daring dan luring terpadu. Penggunaan teknologi tersebut dinilai mempercepat adaptasi guru dan siswa terhadap pembelajaran digital, khususnya di era pasca-pandemi.

“Penggunaan teknologi bukan semata-mata untuk menggantikan peran guru, tapi justru memperkuat dan memperkaya proses belajar-mengajar. Sekolah-sekolah yang kita apresiasi hari ini sudah menunjukkan kemampuan untuk mengelola itu dengan baik,” ungkap Ikbar.

Tak hanya sekolah, apresiasi juga diberikan kepada para guru yang dianggap menjadi sumber inspirasi bagi rekan sejawat dan peserta didik. Tiga guru terpilih yang menerima piagam penghargaan sebagai Guru Inspiratif Konawe Utara Tahun 2025 yakni Asep Anugrah, Eka Satriawati, dan Rahmawati.

Ketiganya dikenal sebagai sosok pendidik yang tak hanya menjalankan tugas mengajar, tetapi juga menghadirkan pendekatan inovatif dan berjiwa kepemimpinan dalam lingkungan sekolah.

Mereka aktif mengembangkan media belajar kreatif, membimbing kegiatan ekstrakurikuler, hingga menjadi agen perubahan di komunitas masing-masing.

“Para guru inspiratif ini adalah contoh nyata bahwa menjadi pendidik bukan hanya soal mengajar, tapi juga soal menggerakkan dan menginspirasi. Mereka adalah bukti hidup dari semangat Tut Wuri Handayani,” tambah Bupati Ikbar.

Screenshot 20250503 073941 Samsung Internet

Ketua TP-PKK Konawe Utara, Wisra Wastawati saat menyerahkan penghargaan kepada guru inspiratif. Foto Andri

Tak hanya itu, Bupati Ikbar kembali menekankan bahwa kemajuan pendidikan di Konawe Utara hanya bisa dicapai dengan sinergi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua, tokoh adat, dan dunia usaha untuk ambil bagian dalam membangun sistem pendidikan yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

“Kami tidak ingin ada satupun anak di Konawe Utara yang tertinggal. Dengan kerja bersama, kami percaya pendidikan berkualitas bisa dirasakan oleh semua,” tutupnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Utara, Asmadin yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari upaya mendorong budaya kompetisi sehat dalam dunia pendidikan. Ia berharap langkah ini akan memotivasi lebih banyak sekolah dan guru untuk terus berinovasi.

“Kami di Dinas Pendidikan berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi para guru dan sekolah untuk berkembang. Apresiasi ini akan menjadi agenda tahunan agar semangat perubahan terus menyala di dunia pendidikan kita,” ujar Asmadin.

Asmadin menambahkan, selain penghargaan, Pemkab Konawe Utara juga menyiapkan program lanjutan seperti pelatihan penguatan literasi digital, pengembangan model pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal, serta peningkatan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah.

“Kami ingin memastikan bahwa semua bentuk prestasi ini tidak berhenti pada seremoni, tapi berlanjut dalam kebijakan dan pendampingan nyata,” tandasnya. (adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement