JAKARTA, TERASSULTRA.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menegaskan komitmen pemerintah daerah menyelaraskan arah pembangunan sektor kelautan dan perikanan dengan kebijakan nasional.
Hal itu ditegaskan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan Tahun 2026 yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Jakarta Pusat, pada 2-3 Juli 2026.
Andi Sumangerukka hadir bersama para bupati dan wali kota se-Sultra, serta jajaran Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi maupun kabupaten/kota.
Rakornas yang mengusung tema Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan untuk Mendukung Swasembada Pangan itu difokuskan pada penguatan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat implementasi berbagai program strategis, terutama untuk memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis sumber daya kelautan.
“Kami memastikan arah pembangunan kelautan dan perikanan di Sultra selaras dengan kebijakan nasional. Potensi kelautan yang dimiliki daerah harus mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional,” kata Andi Sumangerukka.
Menurutnya, Sultra memiliki potensi perikanan tangkap, budidaya, dan kawasan pesisir yang besar sehingga perlu dikelola secara terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan memperkuat sektor perikanan tangkap, mendorong pengembangan budidaya, meningkatkan hilirisasi hasil perikanan, serta memperluas pemberdayaan masyarakat pesisir agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara lebih merata,” ungkapnya.
Bagi Pemprov Sultra, keikutsertaan dalam Rakornas ini menjadi momentum strategis untuk memastikan seluruh program pembangunan kelautan dan perikanan di daerah berjalan searah dengan kebijakan nasional.
Pemprov menargetkan penguatan sektor tersebut tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperbesar nilai tambah hasil perikanan, memperkuat ekonomi masyarakat pesisir, serta menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar setiap program prioritas dapat berjalan efektif. Dengan sinergi itu, kami optimistis sektor kelautan dan perikanan Sultra akan semakin maju, berdaya saing, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional,” tandas Andi Sumangerukka.
Penulis: Andri


















Komentar