SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Gubernur Sultra Serahkan Beasiswa Sultra Cerdas 2026 kepada 150 Mahasiswa

Asr 28
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka didampingi Ketua Yayasan ASR Asmar Abadi, Arinta Andi Sumangerukka saat menyerahkan bantuan beasiswa Sultra Cerdas, Jumat (22/5/2026). Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menyalurkan bantuan dana pendidikan melalui program Beasiswa Sultra Cerdas Tahun 2026.

Program yang bersinergi dengan Yayasan ASR Asmar Abadi itu diberikan kepada 150 mahasiswa terpilih dari berbagai kabupaten dan kota di Sultra.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, di Aula Merah Putih Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Jumat, 22 Mei 2026.

Diketahui, dari total 3.282 pendaftar, penerima beasiswa terdiri atas 50 mahasiswa kategori S1 Umum, 50 mahasiswa S1 Prestasi, 30 mahasiswa jenjang S2, dan 20 mahasiswa program doktoral atau S3.

Dalam kesempatan itu, Andi Sumangerukka menegaskan, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi harus ditopang sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Pendidikan menjadi fondasi penting dalam menentukan arah kemajuan daerah di tengah tantangan global dan keterbatasan fiskal pemerintah daerah.

“Pendidikan harus menjadi prioritas bersama. Kita ingin memastikan putra-putri Sultra memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” jelasnya.

Pemprov tambahnya terus berupaya menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat meskipun masih menghadapi tantangan keterbatasan anggaran dan ketergantungan terhadap dana transfer pusat.

Karena itu, kata dia, kolaborasi dengan lembaga sosial, dunia usaha, dan institusi pendidikan menjadi langkah penting untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Menurutnya, program Beasiswa Sultra Cerdas yang dijalankan bersama Yayasan ASR Asmar Abadi merupakan bentuk sinergi nyata dalam membangun daerah melalui sektor pendidikan.

“Program ini bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi bentuk keberpihakan kepada generasi muda Sultra yang memiliki prestasi dan semangat belajar tinggi namun menghadapi keterbatasan ekonomi,” ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap program tersebut dapat membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa Sultra untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang sarjana, magister, maupun doktoral.

“Saya berharap semakin banyak anak-anak Sultra yang mampu melanjutkan pendidikan tinggi dan kembali membangun daerahnya sesuai bidang keilmuan masing-masing,” tutupnya.

Ketua Yayasan ASR Asmar Abadi, Arinta Andi Sumangerukka, mengatakan proses seleksi penerima dilakukan secara ketat dengan melibatkan tim akademisi agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

Penilaian dilakukan berdasarkan prestasi akademik, kondisi ekonomi keluarga, kesesuaian jurusan dengan kebutuhan pembangunan daerah, serta keterwakilan seluruh wilayah di Sultra.

“Kami ingin memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa Sultra untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita,” bebernya.

Ia menilai program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda Sultra yang dapat menjadi agen perubahan dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Untuk diketahui, dalam kegiatan itu, bantuan dana pendidikan diserahkan secara simbolis kepada empat perwakilan penerima beasiswa dari jenjang S1 hingga S3.

Masing-masing Dewi Ayu asal Kabupaten Buton Tengah, mahasiswa Jurusan Oseanografi Universitas Halu Oleo kategori S1 Umum. Rizki Azizah Apriliyan dari Kota Kendari, mahasiswa Jurusan Farmasi Universitas Halu Oleo kategori S1 Prestasi.

Kemudian, Ayu Rezkistari Umirtun dari Konawe Selatan, mahasiswa Jurusan Manajemen Rumah Sakit Universitas Brawijaya kategori S2, serta La Rangki dari Kota Kendari, mahasiswa Jurusan Ilmu Kedokteran Universitas Hasanuddin kategori S3.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement