KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra menyepakati Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (LPPA) Tahun Anggaran 2024.
Persetujuan itu ditandai dengan penandatanganan naskah persetujuan bersama antara Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR), dan pimpinan DPRD dalam Rapat Paripurna yang digelar di gedung DPRD Sultra, Selasa (1/7/2025).
Hadir dalam rapat paripurna tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Komandan Korem 143/HO, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sultra, Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Sultra, Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Komandan Lanal Kendari, Komandan Lanud Haluoleo, pimpinan instansi vertikal kementerian atau lembaga, para kepala OPD lingkup Pemprov, serta pimpinan BUMN dan BUMD.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada DPRD Sultra yang telah menunjukkan komitmen dalam mendukung program pembangunan daerah melalui proses pembahasan yang konstruktif dan penuh tanggung jawab.
“Saya mengapresiasi pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sultra atas kerja keras, perhatian, dan sinergi selama pembahasan Raperda LPPA Tahun Anggaran 2024. Ini merupakan wujud nyata dari kemitraan yang sehat antara eksekutif dan legislatif dalam membangun daerah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ASR menegaskan bahwa LPPA bukan semata-mata laporan finansial, melainkan refleksi dari pencapaian kinerja pembangunan yang bertujuan akhir pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di bumi anoa.
“LPPA ini tidak sekadar angka-angka. Ini adalah gambaran capaian program pembangunan. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus memberi dampak dan manfaat langsung bagi rakyat,” tegasnya.
Menanggapi 13 catatan dan rekomendasi yang disampaikan DPRD Sultra, Gubernur ASR menyatakan akan segera menindaklanjutinya dan menjadikannya bahan evaluasi guna perbaikan pengelolaan keuangan dan program pembangunan ke depan.
“Saran dan kritik dari DPRD menjadi masukan yang sangat konstruktif. Kami komitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi sebagai bagian dari proses perbaikan tata kelola pemerintahan,” bebernya.
Selain itu, Gubernur ASR juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi lintas sektor guna menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Ia menekankan pentingnya inovasi, efisiensi, dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan serta peningkatan kualitas belanja daerah.
“Ke depan, kita harus fokus pada percepatan realisasi belanja daerah yang berkualitas dan tepat sasaran. Selain itu, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan menjadi salah satu prioritas utama,” jelasnya.
Tak hanya itu, Ia juga menekankan pentingnya pengurangan ketergantungan fiskal daerah terhadap pemerintah pusat. Menurutnya, daerah harus mulai memaksimalkan potensi lokal sebagai sumber penerimaan daerah agar lebih mandiri secara fiskal.
“Kita ingin Sultra ke depan lebih mandiri secara fiskal. Kemandirian ini penting agar program-program pembangunan tidak tergantung pada transfer pusat. Kita memiliki potensi besar yang harus kita kelola secara optimal dan berkelanjutan,” urainya.
Kemudian, ia juga menyampaikan optimismenya terhadap peningkatan kepercayaan publik terhadap pemerintahan yang ia pimpin. Berdasarkan hasil survei terbaru yang dalam waktu dekat akan diumumkan, kepercayaan masyarakat terhadap Pemprov Sultra menunjukkan tren positif.
“Insya allah, hasil survei terbaru yang segera dirilis menunjukkan kepercayaan masyarakat terus meningkat. Ini menjadi bukti bahwa masyarakat merasakan dampak dari kebijakan yang kita jalankan,” paparnya.
Dengan demikian, ASR mengajak seluruh elemen pemerintahan, legislatif, masyarakat sipil, akademisi, dan dunia usaha untuk terus menjaga semangat kolaborasi demi terwujudnya Sultra yang maju, aman, sejahtera, dan religius.
“Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, mari kita jadikan momen ini sebagai pemicu semangat untuk terus memperbaiki dan memperkuat fondasi pembangunan Sultra yang lebih baik,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar