KONKEP, TERASSULTRA.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka mengajak masyarakat, terutama generasi muda, menjaga dan melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
Hal itu disampaikan saat membuka Kirab Budaya Wonderful Wawonii dalam rangka Festival Pulau Wawonii 2026 di Pelataran TPI Langara, Kecamatan Wawonii Barat, Rabu, 20 Mei 2026.
Pulau Wawonii kata Andi Sumangerukka memiliki kekayaan budaya yang menjadi identitas masyarakat sekaligus potensi besar untuk mendukung pembangunan daerah. Tradisi, adat istiadat, seni pertunjukan, musik tradisional, hingga nilai-nilai kearifan lokal dinilai harus terus dijaga agar tidak hilang oleh arus modernisasi.
“Budaya daerah harus tetap hidup dan diwariskan kepada generasi penerus. Ini bukan hanya soal tradisi, tetapi juga tentang identitas masyarakat Sultra,” jelasnya.
Pembangunan daerah tambahnya tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan budaya dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, Pemprov Sultra terus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya dan ekonomi kreatif.
Menurut dia, Festival Pulau Wawonii itu menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan dari luar bumi anoa.
“Wawonii tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya dan keramahan masyarakatnya,” ungkapnya.
Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan budaya dan pariwisata menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal. Festival budaya, kata dia, dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM, kuliner lokal, hingga ekonomi kreatif masyarakat.
Dengan demikian, ia berharap Kirab Budaya Wonderful Wawonii mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Konawe Kepulauan.
“Generasi muda harus mengenal budayanya sendiri, mempelajarinya, lalu menjaga agar tetap hidup di masa depan,” tandas Andi Sumangerukka.
Penulis: Andri


















Komentar