SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Gubernur Andi Sumangerukka Luncurkan Misi Dagang Sultra – Jatim

Asr 11
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat pose bersama dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa usai membuka misi dagang. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Misi Dagang dan Investasi bertajuk Meningkatkan Jejaring Konektivitas Antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Sultra bersama Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, di Hotel Claro, Rabu, 19 November 2025.

Gubernur Andi Sumangerukka mengatakan kegiatan Misi Dagang dan Investasi ini sejalan dengan misi pembagunan daerah Sultra tahun 2025-2029, yakni menumbuhkan perekonomian melalui konektivitas dan penguatan potensi pertanian dalam arti luas, maritim serta dunia usaha.

“Bagi kami, kegiatan ini sebagai ajang untuk menjalin kemitraan bisnis, promosi, dan pemasaran berbagai produk komoditi yang dihasilkan di daerah Sultra, serta menjadi ajang promosi potensi dan peluang investasi di berbagai sektor unggulan di Sultra,” ungkapnya.

Kegiatan yang mempertemukan secara langsung pelaku usaha yang berasal dari Provinsi Jatim dan Provinsi Sultra ini tercatat dalam sehari penyelenggaraan acara mampu meraup transaksi mencapai 800 juta rupiah. Gubernur Andi Sumangerukka menilai keuntungan ekonomi dari kegiatan ini sangat potensial.

Saya berharap para peserta misi dagang dapat memanfaatkan momen berharga ini, sehingga terjadi transaksi bahkan menjadi hubungan bisnis dan komitmen investasi kedepannya,” bebernya.

Selain misi dagang, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jatim dan Pemerintah Provinsi Sultra. Terdapat pula penandatanganan komitmen transaksi tertinggi antara pelaku usaha kedua provinsi.

Melalui kegiatan ini, Gubernur Andi Sumangerukka berpesan agar terdapat tindak lanjut konkret sebagai upaya memajukan kedua provinsi.

“Yang paling penting setelah kegiatan ini adalah tindak lanjut, oleh karena itu saya mengharapkan baik OPD maupun pelaku usaha untuk menindak lanjuti hasil dari MOU ini,” tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berharap penandatanganan perjanjian kerja sama antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat menjadi pintu pembuka sinergi antara kedua provinsi.

“Seperti arahan bapak Gubernur mengenai tindak lanjut, pada setiap misi dagang, kami miliki desk. Desk berfungsi untuk bisa memonitor tindak lanjut dari semua transaksi yang ada. Untuk desk Misi Dagang Sultra, mudah-mudahan dapat bersinergi antara desk Disperindag Sultra dan Disperindag Jatim,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement