SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Pemerintahan

Gelar Salat Idul Fitri di Lapangan Apel Presisi, Kapolda: Momentum Perkuat Iman dan Pengabdian

IMG 20250331 WA0030
Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto saat melaksanakan salat idul fitri di Polda Sultra. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Dalam suasana penuh khidmat, Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah di Lapangan Apel Presisi, Senin (31/3/2025). Ribuan jamaah dari berbagai kalangan turut hadir dalam ibadah yang menjadi momen kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.

Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto bersama Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana serta Irwasda Kombes Pol Hartoyo tampak berada di barisan depan bersama para pejabat utama Polda Sultra dan anggota kepolisian lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Irjen Pol Dwi Irianto menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai spiritual yang telah terbentuk selama Ramadhan agar terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

“Hari ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk merefleksikan diri. Ramadhan mengajarkan kita tentang kesabaran, kejujuran, dan keikhlasan dalam berbuat baik. Semangat ini harus terus kita bawa dalam setiap tugas dan tanggung jawab kita sebagai aparat keamanan,” bebernya.

Kapolda Irjen Pol Dwi Irianto berharap semangat kebersamaan yang telah terjalin selama Ramadhan dapat terus dipertahankan.

“Semoga dengan semangat Idul Fitri ini, kita semakin solid, semakin profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat. Mari jadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk lebih baik dalam pengabdian,” tutupnya.

Usai pelaksanaan shalat, Kamaruddin menyampaikan khutbah bertemakan “Meningkatkan Iman, Taqwa, dan Amal Shaleh guna Mewujudkan Polri Presisi Pasca Ramadhan”.

Dalam khutbahnya, Kamaruddin mengingatkan pentingnya menjaga spiritualitas setelah Ramadhan berakhir. Menurutnya, bulan suci adalah sarana untuk membentuk pribadi yang lebih baik, lebih sabar, serta lebih peduli terhadap sesama.

“Ramadhan melatih kita untuk lebih disiplin, lebih jujur, dan lebih peduli kepada sesama. Kini, tugas kita adalah mempertahankan nilai-nilai itu dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai individu maupun sebagai anggota kepolisian yang mengemban amanah besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa amal shaleh bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga mencakup tindakan nyata dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, dan empati kepada masyarakat.

“Menjadi polisi bukan hanya soal menegakkan hukum, tetapi juga memberikan rasa keadilan dan keamanan. Dengan ketakwaan yang kuat, insya Allah, tugas yang kita emban akan lebih ringan dan penuh berkah,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement