SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politik

Edukasi Mahasiswa, UHO Apresiasi KPU Sultra

IMG 20240907 WA0026
Ketua Pelaksana Harian KPU Sultra, Suprihati Prawati Nengtias saat memberikan edukasi kepada mahasiswa tentang Pemilu. Foto Andri

KENDARI, TERASSULTR.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengelar sosialisasi dan edukasi di Fakultas Perternakan Universitas Halu Oleo Kendari pada Sabtu, (7/9/2024).

Dalam sambutannya, Wakil Rektor 3 UHO Nur Arafah mengapresiasi sekaligus berterima kasih kepada pihak KPU Sultra yang telah menyelenggarakan panggung demokrasi di Universitas Halu Oleo.

“Kami sangat memberi apresiasi dan berterima kasih kepada KPU Sultra. Kepedulian warga kampus sangat diperlukan dan menjadi contoh bagi masyarakat bahwa miniatur demokrasi itu ada di kampus,” ungkapnya.

Menurutnya, demokrasi bukan sekedar memilih namun apa yang dipilih bisa dipertanggung jawabkan sehingga pemimpin yang dipilih benar-benar pemimpin yang amanah.

“Tentunya bagaimana mendorong partisipasi ini bukan karena ada tekanan atau uang biru bisa hadir untuk memilih,” ungkap dosen Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan UHO itu.

Ketua pelaksana harian KPU Sultra, Suprihati Prawati Nengtias mengatakan kedatangan KPU secara kelembagaan di Universitas Halu Oleo untuk memberikan edukasi dan mensosialisasi kepada mahasiswa tentang pemilihan umum karena nota bene mahasiswa ini adalah pemilih cerdas tepat dalam menggunakan hak pilihnya dengan sebenar-benarnya untuk memilih pemimpin di daerahnya masing-masing.

“Mahasiswa ini pemilih yang kritis, pememilih yang independen juga menjadi agen perubahan dan tentu dapat menjadi corong bagi KPU untuk menyampaikan atau mensosialisasikan tentang Ayo ke TPS pada tanggal Rabu 27 November 2024,” uangkapnya

Lebih lanjut ia berharap sebagai pemilihan cerdas tentu juga bahwa wadah Pemilu ini benar-benar dijadikan sebagai wadah bagaimana pemuda atau mahasiswa ini memberikan kontribusi dengan memilih pemimpin yang benar-benar amanah berkualitas dan berintegritas.

Karena dari representasi pemilih yang ada di Sulawesi Tenggara itu 46 persen adalah memilih gen Z artinya pemilih yang hadir pada hari ini suara-suara mahhasiswa yang menjadi rebutan bagi para kandidat. Artinya suara-suara kalian yang akan menjadi penentu masa depan daripada daerah masing-masing

“Jadi sebagai agen perubahan dan sebagai pemilih cerdas tentu benar-benar kritis dalam menentuk pemimpin kita untuk lima tahun ke depan,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement