SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan

Dukung Perayaan Natal dan Tahun Baru, Polda Sultra Siapkan 55 Pos Pengamanan

IMG 20241028 WA0023 1024x1536 2
Karo Ops Polda Sultra, Brigjen Pol Tumpal Damayanus saat memberikan keterangan. Foto ist

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Dalam rangka mendukung pengamanan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mendirikan 55 pos pengamanan, 24 pos pelayanan, dan enam pos terpadu di berbagai lokasi strategis di wilayah Sultra. Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Lilin Anoa 2024, yang berlangsung mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.

Karo Ops Polda Sultra, Brigjen Pol Tumpal Damayanus, menjelaskan bahwa pos-pos tersebut akan difungsikan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama libur akhir tahun.

“Kami telah memetakan lokasi-lokasi strategis, termasuk pusat perbelanjaan, gereja, objek wisata, dan jalur transportasi utama. Pos-pos ini tidak hanya bertugas untuk pengamanan, tetapi juga untuk memberikan pelayanan darurat dan informasi kepada masyarakat,” ujar Brigjen Tumpal saat ditemui di Polda Sultra, Jumat (20/12/2024).

Operasi Lilin Anoa 2024 melibatkan 3043 personel gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, Dishub, Satpol PP, Damkar, Dinas Kesehatan, hingga organisasi masyarakat. Pos-pos tersebut dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat, mulai dari pengaturan lalu lintas, penanganan darurat medis, hingga pengamanan khusus di tempat-tempat ibadah dan pusat keramaian.

“Sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam operasi ini. Kami bekerja sama dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman, nyaman, dan lancar,” tambahnya.

Menurut Brigjen Tumpal, 55 pos pengamanan akan difokuskan di titik-titik rawan kejahatan dan kecelakaan lalu lintas, sementara 24 pos pelayanan akan memberikan fasilitas tambahan seperti informasi, area istirahat, dan pelayanan kesehatan. Enam pos terpadu yang tersebar di jalur strategis akan menjadi pusat koordinasi lintas instansi.

“Kami juga memberikan perhatian khusus pada pengamanan gereja-gereja yang menggelar misa Natal. Setiap gereja akan dijaga oleh minimal lima personel kepolisian yang bekerja sama dengan pemuda gereja, Satpol PP, dan petugas dari Dinas Kesehatan,” jelas Brigjen Tumpal.

Brigjen Tumpal mengimbau masyarakat Sultra untuk turut menjaga keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Ia meminta masyarakat untuk melaporkan hal-hal mencurigakan dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama bagi yang bepergian selama liburan.

“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman selama momen ini. Laporkan segera jika ada potensi gangguan keamanan, dan pastikan keselamatan saat berkendara. Dengan kerja sama dari semua pihak, kita bisa menciptakan suasana perayaan yang damai,” katanya.

Dengan keberadaan pos-pos ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik selama Natal dan Tahun Baru.

“Polda Sultra berkomitmen menjaga momentum perayaan akhir tahun berjalan kondusif bagi seluruh warga Sulawesi Tenggara,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement