KENDARI, TERASSULTRA.COM – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, La Ode Ashar menyebut Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) pembohong.
Hal itu diungkapkan saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait kejanggalan meninggalnya tahanan BNNP Sultra, Fahrun yang merupakan staf di DPRD Kota Kendari belum lama ini.
Dikatakannya bahwa BNNP melakukan penangkapan terhadap almarhum Fahrun pada pukul 18.30 WITA di Pelabuhan Bajoe, Kolaka. Selanjutnya tiba di Kendari BBN menghubungi pihak keluarga dalam hal ini istrinya untuk menyampaikan informasi penangkapan terhadap suaminya.
“Tetapi hal itu dibantah langsung istri almarhum bahwa hal itu tidak benar. Justru dia sendiri yang mencari tahu keberadaan suaminya,” ungkapnya.
Dengan demikian, La Ode Ashar menegaskan bahwa BNNP Sultra menyampaikan kebohongan dalam RDP. Ini adalah nyawa manusia jangan dipermainkan.
“Ini adalah forum resmi. Tetapi BNNP menyampaikan kebohongan yang luar biasa. Ini adalah kecatatan moral,” tegasnya.
Kasus meninggalnya Fahrun yang diduga “gantung diri” di ruang tahanan BNNP Sultra disebut penuh tanda tanya. Salah satunya, kamera CCTV di lokasi disebut mendadak rusak, padahal sebelumnya berfungsi normal.
“BNNP bilang CCTV sudah rusak setahun, tapi anehnya ketika istri almarhum datang menjenguk, petugas tahanan justru dilarang masuk karena sedang terpantau CCTV. Jadi yang benar yang mana,” jelasnya.
Selain itu, foto jasad almarhum yang beredar menimbulkan kecurigaan. Dalam foto tersebut tampak tangan korban terikat, sementara lehernya melepuh dan bagian belakangnya bengkak, tidak seperti ciri umum korban gantung diri.
“Mana mungkin seseorang bisa gantung diri kalau tangannya terikat. Apakah dia sempat mengikat tangannya sendiri setelah mengikat leher. Ini mustahil secara logika,” tegasnya.
Dengan demikian, La Ode Ashar mengatakan bahwa pihaknya bersama keluarga akan mengawal kasus ini sampai selesai.
“Kasus ini kita kawal bersama, sehingga tabir atas meninggalnya almarhum Fahrun bisa terungkap,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar