KENDARI, TERASSULTTRA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dan Wakil Wali Kota Sudirman dalam membenahi berbagai persoalan kota. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penanganan banjir dan pengelolaan sampah, dua masalah klasik yang masih menjadi tantangan besar bagi ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini.
Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, LM. Rajab Jinik, menegaskan bahwa pemerintah kota harus memiliki strategi konkret dan langkah nyata dalam mengatasi persoalan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
“Kami berharap kepemimpinan Siska-Sudirman bisa memberikan solusi nyata, terutama dalam mengatasi banjir yang semakin sering terjadi dan masalah sampah yang belum tertangani secara maksimal,” ujar Rajab Jinik, Jumat (21/2/2025).
Menurutnya, dua masalah ini sangat mempengaruhi kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat Kendari. Ia menekankan pentingnya perencanaan infrastruktur yang matang, penataan drainase, serta optimalisasi sistem pengelolaan sampah agar kota ini lebih bersih dan terbebas dari genangan saat hujan turun.
Banjir Semakin Parah, Drainase Perlu Dibenahi
Rajab Jinik menyoroti persoalan banjir yang semakin sering terjadi di beberapa titik di Kendari, terutama saat hujan deras mengguyur kota. Ia menilai bahwa sistem drainase yang buruk menjadi faktor utama penyebab genangan air yang tidak kunjung surut dalam waktu singkat.
“Banjir ini bukan hanya karena curah hujan tinggi, tapi juga karena sistem drainase kita masih belum optimal. Banyak saluran yang tersumbat sampah dan sedimentasi yang tidak pernah dibersihkan secara rutin. Pemerintah harus segera bertindak untuk memperbaiki ini,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti masih banyaknya pembangunan di daerah resapan air tanpa memperhitungkan dampak lingkungan. Hal ini, kata Rajab, turut memperparah banjir karena air hujan tidak dapat terserap dengan baik.
“Banyak kawasan yang dulunya berfungsi sebagai daerah resapan kini sudah berubah jadi kawasan permukiman dan pertokoan. Tanpa ada perencanaan yang baik, ini justru akan memperparah banjir ke depannya,” tambahnya.

Walikota dan Wakil Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran-Sudirman usai dilantik di istana negara. Foto Andri
Ia berharap Pemkot Kendari segera melakukan normalisasi drainase, memperbaiki gorong-gorong yang rusak, serta membangun sistem pengendalian banjir yang lebih baik.
Masalah Sampah, Kendari Butuh Sistem Pengelolaan yang Lebih Efektif
Selain banjir, Rajab Jinik juga menyoroti masalah sampah yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Kendari. Menurutnya, volume sampah di Kendari terus meningkat, namun pengelolaan sampah masih belum berjalan maksimal.
“Sampah ini bukan hanya soal estetika kota, tapi juga berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Masih banyak tumpukan sampah di beberapa titik yang tidak segera diangkut, bahkan banyak yang berakhir di drainase sehingga memperparah banjir,” katanya.
Rajab juga menekankan perlunya optimalisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah serta mengelola sampah dari sumbernya. Menurutnya, Pemkot Kendari perlu mengembangkan sistem pengolahan sampah yang lebih modern, seperti teknologi daur ulang atau pembangkit listrik tenaga sampah.
“Kita perlu terobosan dalam pengelolaan sampah. Tidak bisa hanya mengandalkan pengangkutan ke TPA saja. Kota-kota lain sudah mulai mengadopsi sistem pengolahan sampah berbasis teknologi, Kendari juga harus mulai mengarah ke sana,” ujarnya.

Salah satu lokasi langganan banjir di Kendari. Foto ist
Ia juga menyoroti peran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kendari, yang menurutnya perlu lebih aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kesadaran masyarakat juga harus ditingkatkan. Pemerintah harus menggencarkan kampanye kebersihan dan melibatkan warga dalam program pengelolaan sampah. Jika hanya mengandalkan petugas kebersihan, masalah ini tidak akan selesai,” tambahnya.
Harapan untuk Kepemimpinan Siska-Sudirman
Dengan berbagai tantangan yang ada, Rajab Jinik berharap kepemimpinan Wali Kota Siska Karina Imran dan Wakil Wali Kota Sudirman bisa menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Kendari.
“Kami di DPRD siap mendukung kebijakan pemerintah kota selama itu untuk kepentingan masyarakat. Tapi tentu kami juga akan terus mengawasi dan memastikan janji-janji kampanye mereka benar-benar terealisasi,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa komunikasi antara eksekutif dan legislatif harus lebih intensif agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah kota tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada koordinasi dengan DPRD dan juga keterlibatan masyarakat dalam setiap kebijakan yang diambil,” tandasnya. (adv)


















Komentar