KENDARI, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menegaskan capaian kinerja pembangunan sepanjang 2025 berjalan positif dan terukur. Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Kendari Tahun Anggaran 2025.
Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto, didampingi Wakil Ketua Riski Brilian Pagala tersebut menjadi forum strategis untuk memaparkan capaian pembangunan sekaligus arah kebijakan ke depan.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dalam pidatonya menegaskan bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah selama 2025 telah berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan serta menunjukkan hasil yang signifikan di berbagai sektor.
“Alhamdulillah, pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan sepanjang 2025 berjalan dengan baik dan sesuai regulasi. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah dan dukungan masyarakat,” ungkapnya, Senin (30/3/2026).
Secara fiskal, Pemerintah Kota Kendari mencatat kinerja yang solid. Realisasi pendapatan daerah mencapai Rp1,57 triliun atau 92,05 persen dari target. Angka ini didorong oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp409 miliar serta dukungan transfer pusat sebesar Rp1,13 triliun.
Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp1,49 triliun atau 89,43 persen yang difokuskan pada peningkatan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur.
“Anggaran yang ada kami arahkan secara efektif untuk mendukung kebutuhan masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun peningkatan layanan,” katanya.

DPRD Kota Kendari saat melaksanakan rapat paripurna penyampaian LKPJ Wali Kota Kendari tahun 2025. Foto Andri
Di sektor pembangunan manusia, capaian Kota Kendari menunjukkan kemajuan yang membanggakan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 86,36 poin dan menempatkan Kendari pada peringkat keenam nasional.
Pendapatan per kapita masyarakat juga naik menjadi Rp85,16 juta per tahun, mencerminkan meningkatnya kesejahteraan warga.
“Ini menunjukkan kualitas hidup masyarakat Kendari terus meningkat dan pembangunan berjalan pada jalur yang tepat,” ungkap Siska.
Kinerja ekonomi daerah juga terjaga dengan pertumbuhan mencapai 5,6 persen dan inflasi terkendali di angka 2,96 persen. Tingkat kemiskinan berhasil ditekan hingga 4,8 persen, disertai penurunan ketimpangan pendapatan menjadi 0,350 poin.
Di sektor infrastruktur, Pemerintah Kota Kendari terus mengakselerasi pembangunan. Sepanjang 2025, sebanyak 23 ruas jalan berhasil ditingkatkan dan direhabilitasi sepanjang 20,98 kilometer, serta pembangunan jalan lingkungan sepanjang 32,58 kilometer.
Selain itu, penanganan kawasan kumuh terus dilakukan secara bertahap, pembangunan fasilitas publik seperti gedung Dinas Perhubungan dan layanan perpustakaan kota, hingga revitalisasi sungai dan pembangunan drainase sepanjang 10,65 kilometer untuk mengurangi potensi banjir.
“Pembangunan infrastruktur kami dorong untuk menunjang mobilitas, kenyamanan, serta aktivitas ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Selanjutnya, memasuki tahun 2026, Pemkot Kendari menetapkan fokus pembangunan pada penguatan infrastruktur dasar, pengelolaan persampahan, pengendalian banjir, revitalisasi ruang publik, serta percepatan layanan berbasis teknologi informasi.
“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat serta dunia usaha,” tegas Siska.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat menyampaikan LKPJ tahun 2025 dalam rapat paripurna yang digelar DPRD Kota Kendari. Foto Andri
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menjaga kesinambungan pembangunan.
“Kolaborasi yang baik antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci agar pembangunan Kendari terus melaju dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.
Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto, memberikan apresiasi terhadap capaian kinerja Pemerintah Kota Kendari sepanjang tahun anggaran 2025 yang dinilai menunjukkan tren positif di berbagai sektor.
Ia menilai, penyampaian LKPJ oleh Wali Kota Kendari menjadi gambaran komprehensif atas pelaksanaan pembangunan daerah yang berjalan cukup efektif dan terarah.
“Kami di DPRD memberikan apresiasi atas capaian kinerja Pemerintah Kota Kendari selama 2025. Secara umum, indikator pembangunan menunjukkan progres yang baik, terutama pada sektor ekonomi, infrastruktur, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan menjaga stabilitas ekonomi di tengah berbagai tantangan menjadi catatan penting. Pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga, inflasi yang terkendali, serta penurunan angka kemiskinan dinilai sebagai bukti kerja nyata pemerintah daerah.
“Ini menunjukkan bahwa kebijakan yang diambil pemerintah kota sudah berada pada jalur yang tepat dan berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga menyoroti pembangunan infrastruktur yang dinilai semakin masif dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari peningkatan jalan hingga penanganan kawasan kumuh dan drainase.
“Pembangunan infrastruktur yang terus digenjot ini tentu menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan konektivitas wilayah,” ungkapnya.
Meski demikian, DPRD tetap akan menjalankan fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap LKPJ tersebut sebagai bagian dari mekanisme perbaikan ke depan.
“LKPJ ini akan kami bahas lebih lanjut secara konstruktif. Tujuannya bukan untuk mencari kekurangan semata, tetapi memastikan program ke depan bisa lebih optimal,” tandas Inarto. (adv)


















Komentar