KENDARI, TERASSULTRA.COM – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra), beredar kabar yang menyebut Ketua DPD I Golkar Sultra, Herry Asiku, dipanggil Dewan Pimpinan Pusat (DPP) diminta mundur dari pencalonan. Namun hal itu dibantah panitia.
Ketua Panitia Penyelenggara Musda Golkar Sultra, Abu Hasan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Pertemuan Herry Asiku dengan pengurus DPP untuk mempersiapkan penyelenggaraan Musda. Secara tidak langsung disuruh maju kembali dalam perebutan kursi Ketua DPD.
“Memang benar Ketua DPD Golkar Sultra baru saja kembali dari Jakarta usai memenuhi panggilan DPP. Beliau bertemu dengan Ketua Pemenangan Pemilu, pak Muhidin, dan Sekjen DPP Golkar, pak Sarmuji. Tapi tidak ada pembicaraan soal pengunduran diri. Itu hanya penggiringan opini saja,” kata Abu Hasan dihubungi saat ini masih berada di Buton Utara, Jumat (22/8/2025).
Ia mengaku heran dengan kabar yang menyebut Herry diminta mundur, padahal Musda sudah tinggal menghitung minggu. Menurut Abu Hasan, kecil kemungkinan DPP mengambil langkah yang melemahkan konsolidasi partai di daerah.
“Justru dari informasi yang saya peroleh, DPP memberi sinyal agar Herry Asiku kembali maju sebagai kandidat Ketua DPD Golkar Sultra. Jadi bukan mundur, tapi diminta persiapkan pelaksanaan Musda,” tegasnya.
Meski demikian, Abu Hasan meminta seluruh kader Golkar untuk tidak terprovokasi oleh isu yang beredar. Ia menilai dinamika menjelang Musda adalah hal wajar, namun kader harus tetap fokus menjaga soliditas partai.
“Musda ini momentum penting bagi Golkar Sultra. Mari kita kawal dengan baik agar berjalan demokratis, tertib, dan menghasilkan kepemimpinan yang solid,” tandasnya.
Penulis: Andri


















Komentar