SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukum

Diduga Dianiaya Karyawan PT Marketindo Selaras, Warga Desa Puao Alami Luka Serius

Polsek
Keluarga korban penganiyaan yang diduga dianiaya karyawan PT Marketindo Selaras saat mendatangi Mapolsek. Foto Andri

KONSEL, TERASSULTRA.COM – Seorang warga Desa Puao, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Riswan Yogy, dilaporkan mengalami penganiayaan serius yang diduga dilakukan oleh karyawan PT. Marketindo Selaras (MS), sebuah perusahaan kepala sawit yang beroperasi di wilayah tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada Senin sore, 7 Juli 2025, sekitar pukul 17.30 WITA, saat korban bersama rekannya, Sukri Syukur, dalam perjalanan pulang ke rumah usai beraktivitas di Andoolo. Namun, di tengah perjalanan, tepatnya di Desa Lamooso, keduanya dicegat secara tiba-tiba oleh seseorang yang belakangan diketahui bernama Maulid, warga lokal yang kini bekerja di PT. Marketindo Selaras.

“Kami melintas biasa saja, tapi saat tiba di Desa Lamooso, Maulid tiba-tiba menghentikan kendaraan. Ia langsung mendekati kaca mobil tempat Riswan duduk dan tanpa banyak bicara menarik bajunya dari dalam mobil,” ujar Sukri Syukur saat ditemui di Polsek Angata, Selasa (8/7/2025).

Menurut Sukri, setelah menarik paksa korban keluar dari kendaraan, Maulid langsung mencekik dan memukuli Riswan secara brutal. Belum sempat korban melindungi diri, datang seorang pria lain bernama Rahmad yang disebut-sebut sebagai rekan kerja Maulid di PT. MS. Ia ikut melakukan pemukulan.

“Riswan dicekik, dipukul, sampai hidungnya berdarah, bibirnya luka, dan mata kirinya bengkak. Setelah itu, dia lari menyelamatkan diri. Tapi sampai sekarang kami tidak tahu dia di mana,” tutur Sukri.

Pihak keluarga yang mendengar kejadian ini langsung mendatangi Mapolsek Angata untuk melaporkan peristiwa tersebut. Mereka juga menyatakan keprihatinan atas belum diketahuinya keberadaan Riswan usai insiden tersebut.

“Kami khawatir terjadi hal-hal buruk. Karena setelah dipukul, dia kabur, dan tidak bisa dihubungi hingga saat ini. Harapan kami pihak kepolisian segera bertindak cepat,” ungkapnya.

Kapolsek Angata, IPTU Andi Asrudin, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban. Ia juga memastikan bahwa penanganan kasus sedang dilakukan.

“Saat ini kami masih menerima laporan dari pihak keluarga. Proses penyelidikan sedang berjalan dan kami akan menindaklanjuti kasus ini sesuai prosedur hukum,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement