KONAWE UTARA, TERASSULTRA.COM – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), terus melakukan langkah penyegaran birokrasi sebagai bentuk penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dan adaptif.
Terbaru, Bupati Konawe Utara, Ikbar resmi menunjuk empat pejabat sebagai pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Konut.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Perintah Pelaksana Tugas bernomor: 800/1940 tanggal 8 April 2025, yang ditandatangani langsung oleh Bupati Ikbar. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap dinamika kebutuhan organisasi dan sekaligus sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi kinerja pejabat sebelumnya.

Bupati Konawe Utara, Ikbar saat memberikan Surat Keterangan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) di lingkup Pemda Konut. Foto Andri
Adapun keempat Plt yang ditunjuk antara lain:
– Riska, Plt Direktur BLUD Rumah Sakit Kabupaten Konawe Utara, menggantikan Dewi Sarli Tombili. Penunjukan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan serta mengakselerasi berbagai program prioritas rumah sakit, termasuk digitalisasi sistem pelayanan.
– Masmudin, Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Utara, menggantikan Amri yang telah memasuki masa pensiun. Masmudin diharapkan dapat melanjutkan program-program sosial dan keagamaan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
– Sujiman, Plt Camat Oheo, dipercaya menggantikan pejabat sebelumnya dalam rangka memperkuat koordinasi pemerintahan tingkat kecamatan serta percepatan pelayanan publik di wilayah tersebut.
– Widiastuti Labuku, Plt Kepala Bidang Disiplin, Penilaian Kinerja dan Pensiun di BKPSDM Konawe Utara, menggantikan Israwan. Penunjukan ini menjadi sorotan publik karena Israwan diberhentikan dari jabatannya lantaran dinilai tidak disiplin, bahkan absen dalam apel perdana pasca libur Lebaran.
Dalam keterangannya, Bupati Ikbar menegaskan bahwa rotasi dan penunjukan Plt ini bukan sekadar formalitas, namun bagian dari langkah strategis untuk memperbaiki sistem dan memperkuat semangat kerja birokrasi.
“Kita ingin membangun budaya kerja yang sehat, disiplin, dan berorientasi pada hasil. Maka dari itu, setiap pejabat yang menduduki jabatan struktural harus benar-benar mampu menunjukkan kinerja yang baik dan memberikan keteladanan,” tegas Bupati Konut saat dikonfirmasi usai apel perdana di halaman Kantor Bupati, Selasa (8/4/2025).

Bupati Konawe Utara, Ikbar saat memberikan SK Pelaksana Tugas (Plt) di lingkup Pemda Konut. Foto Andri
Menurutnya, organisasi pemerintahan yang dinamis adalah organisasi yang adaptif terhadap perubahan dan tidak kompromi terhadap rendahnya integritas maupun kedisiplinan. Ia menyebutkan bahwa penunjukan Widiastuti sebagai Plt Kabid Disiplin bukan semata-mata untuk mengisi kekosongan, tetapi juga sebagai bentuk teguran keras terhadap pelanggaran etika dan tanggung jawab aparatur sipil negara.
“Kita tidak bisa membiarkan ketidakhadiran dalam apel dijadikan kebiasaan, apalagi oleh pejabat yang bertugas di bidang disiplin. Bagaimana mau membina disiplin kalau dirinya sendiri tidak menunjukkan sikap disiplin?” ujar Bupati.
Di sisi lain, Kepala BKPSDM Konawe Utara, Muhammad Nur Sain, menyatakan pihaknya langsung menindaklanjuti instruksi Bupati tersebut dengan menerbitkan surat tugas dan melakukan koordinasi dengan pejabat yang ditunjuk. Ia juga menyampaikan komitmen penuh BKPSDM dalam mendukung kebijakan Bupati demi menciptakan birokrasi yang kuat dan bersih.
“Kami memastikan bahwa semua proses administrasi penunjukan telah sesuai aturan. Kami juga akan melakukan pembinaan lebih intensif kepada para pejabat baru agar adaptasi berjalan cepat dan tugas-tugas dapat dilaksanakan dengan optimal,” ungkap Muhammad Nur Sain.
Sementara itu, Widiastuti Labuku menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Bupati dan berkomitmen untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Ini adalah tugas berat, tapi saya percaya dengan kerja sama tim di BKPSDM, kita bisa menjalankan peran ini dengan baik. Fokus kami ke depan adalah memperbaiki pola pembinaan disiplin dan penilaian kinerja ASN agar lebih objektif dan berdampak,” tuturnya.
Untuk diketahui, langkah penunjukan Plt ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe Utara tidak main-main dalam membenahi sistem birokrasi. (adv)


















Komentar