KENDARI, TERASSULTRA.COM – Bupati Konawe Utara, Ikbar bersama Ketua Tim Penggerak PKK Konawe Utara, Wisra Wastawati, dan Wakil Bupati Abuhaera, memeriahkan acara Pawai Ta’aruf dalam rangka Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Hadis (STQH) ke-XXVIII tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2025, yang digelar di Kota Kendari, Sabtu (21/6/2024).
Hadir pula Sekretaris Daerah Konawe Utara, Safruddin, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Konawe Utara dan para pejabat daerah lainnya. Mereka terlihat penuh semangat memimpin barisan kafilah Konawe Utara yang berada di urutan ke-28 dari ratusan peserta lainnya.
Pawai Ta’aruf yang mengambil titik start dari Ruang Terbuka Hijau Kantor Wali Kota Kendari ini disambut langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Asrun Lio, yang hadir mewakili Gubernur Sultra Andi Sumangerukka.
Ribuan peserta dari berbagai daerah memadati area pawai, menampilkan keberagaman adat dan budaya daerah masing-masing.
Kontingen Konawe Utara tampil memukau dengan balutan busana tenun khas daerah bermotif emas yang anggun dan penuh makna, sebagai simbol identitas dan kebanggaan daerah.

Bupati Konawe Utara, Ikbar bersama Ketua TP PPK Konut saat menghadiri Pawai Ta’aruf STQH XXVIII Sultra di Kendari. Foto Andri
Dalam suasana penuh kegembiraan itu, Bupati Ikbar bersama istri dan Wakil Bupati Abuhaera juga menyapa peserta dan masyarakat yang memadati ruas jalan pawai.
“Ini bukan hanya soal merayakan STQH, tetapi juga momentum untuk memperkokoh semangat kebersamaan dan nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap sendi kehidupan,” kata Bupati Ikbar di sela-sela kegiatan.
Mengusung tema “Melalui STQH Provinsi Sultra, Kita Tingkatkan Pemahaman Nilai-Nilai Al-Qur’an Dalam Mewujudkan Generasi Qur’ani Yang Unggul Untuk Sulawesi Tenggara Maju Menuju Masyarakat Aman, Sejahtera, dan Religius”, acara ini diikuti ratusan peserta dari 17 kabupaten kota se-Sultra, dengan masing-masing daerah menampilkan keunikan dan nilai-nilai daerah yang menginspirasi.
Bupati Ikbar juga menjelaskan bahwa partisipasi Konawe Utara dalam STQH ini membawa pesan moral bagi generasi muda daerah, yaitu agar dapat menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam merancang masa depan yang lebih bermartabat dan religius.
“Kami hadir bersama seluruh jajaran pemerintahan daerah untuk memberi semangat dan apresiasi bagi para peserta dari Konawe Utara. Mereka bukan hanya membawa nama daerah, tetapi juga membawa semangat dan nilai-nilai Al-Qur’an yang dapat menginspirasi seluruh lapisan masyarakat,” bebernya.

Kafilah Konawe Utara saat melaksanakan pawai menampilkan keberagaman adat dan budaya. Foto Andri
Selain itu, Ikbar juga menekankan bahwa STQH bukan hanya soal lomba atau pertandingan semata, tetapi juga sebuah upaya bersama untuk memperkokoh kesalehan sosial dan membentuk generasi Qur’ani yang membawa kebaikan bagi daerah dan bangsa.
“Pawai Ta’aruf ini juga memberi kesempatan bagi daerah untuk menampilkan keberagaman dan kearifan lokal. Konawe Utara bangga dapat berpartisipasi dan siap memberi yang terbaik dalam setiap cabang lomba yang diikuti. Yang paling penting, semangat Al-Qur’an ini dapat terus tumbuh dan memberi warna positif bagi pembangunan daerah,” tandasnya. (adv)


















Komentar