KENDARI, TERASSULTRA.COM – Lapangan Futsal Kubra 1 Kendari menjadi saksi kemeriahan dan semangat kebersamaan dalam ajang Futsal Alumni SMAN 1 Kendari 2025 yang resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua.
Event yang mempertemukan 22 klub futsal dari berbagai angkatan alumni ini menjadi ruang interaksi yang sarat makna, tidak hanya sebagai ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai perekat tali silaturahmi lintas generasi.
Dalam sambutan pembukaannya, Hugua menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif para alumni dalam menyelenggarakan turnamen ini. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini sangat relevan dengan semangat pembangunan daerah, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda yang sehat, tangguh, dan penuh semangat kolaboratif.
“Event seperti ini memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar pertandingan futsal. Ini adalah perayaan persaudaraan, semangat sportivitas, dan bentuk nyata dari solidaritas antaralumni. Saya melihat ini sebagai wujud nyata kontribusi alumni terhadap pembangunan sosial, terutama dalam membangun karakter generasi muda,” ujar Hugua di hadapan ratusan peserta dan penonton yang memadati area pertandingan, Rabu (2/4/2025)

Wakil Gubernur Sultra, Hugua saat menendang bola tanda dimulainya pertandingan bola futsal. Foto Andri
Mantan Bupati Wakatobi dua periode ini menambahkan bahwa olahraga telah lama menjadi medium yang sangat efektif dalam membentuk disiplin, kerja sama tim, serta daya juang, nilai-nilai yang penting bagi siapa saja yang ingin berkontribusi bagi bangsa dan daerah.
“Lewat olahraga, kita belajar banyak hal yang sangat penting untuk kehidupan. Kita belajar disiplin, strategi, kekompakan, dan bagaimana menerima kekalahan atau kemenangan dengan lapang dada. Ini adalah pendidikan karakter dalam bentuk paling nyata,” tuturnya.
Event Futsal Alumni SMAN 1 Kendari ini tidak hanya diikuti oleh tim dari angkatan-angkatan yang masih muda, tetapi juga oleh para alumni senior yang tetap menunjukkan semangat luar biasa. Menurut Hugua, keberagaman usia peserta adalah bukti bahwa semangat kebersamaan antaralumni tetap terjaga dengan baik.
“Melihat alumni dari berbagai angkatan berkumpul dalam suasana penuh kehangatan seperti ini, saya sangat optimistis bahwa jaringan alumni SMAN 1 Kendari memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan Sultra. Baik itu di bidang sosial, pendidikan, maupun olahraga,” katanya.
Sebagai tanda peresmian, Hugua melakukan tendangan bola pertama ke arah gawang, didampingi oleh Wakil Wali Kota Kendari, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sultra, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sultra. Aksi simbolis ini mendapat tepuk tangan meriah dari para peserta dan penonton yang hadir.
“Ini bukan hanya tendangan bola biasa. Ini adalah simbol dari semangat kita bersama dalam menyalakan api kebersamaan dan kerja sama lintas generasi,” ucapnya usai melakukan tendangan pembuka.

Wakil Gubernur Sultra, Hugua saat menghadiri dan meresmikan turnamen futsal Alumni SMAN 1 Kendari. Foto Andri
Dalam kesempatan itu, Hugua juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mendukung dan mendorong pengembangan olahraga, termasuk di level akar rumput seperti yang digagas oleh alumni sekolah.
“Pemerintah daerah harus hadir dalam kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Kita harus memberi ruang, dukungan, dan penghargaan kepada setiap inisiatif masyarakat yang membangun. Terlebih jika itu menyangkut generasi muda dan olahraga, dua hal yang sangat strategis bagi masa depan daerah kita,” bebernya.
Ia pun berharap agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial tahunan, melainkan berkembang menjadi tradisi yang kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, alumni adalah kekuatan sosial yang jika dikelola dengan baik, bisa menjadi lokomotif bagi perubahan positif, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.
“Saya berharap ini bukan yang pertama dan terakhir. Jadikan ini agenda rutin yang bukan hanya ditunggu-tunggu oleh alumni, tapi juga memberi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Sultra untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan kompetisi sehat,” katanya.
Event futsal ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dari 2 hingga 3 April 2025, dengan sistem kompetisi antarangkatan yang dikemas dalam suasana santai namun kompetitif.
Dengam demikian, Hugua berpesan agar para peserta menjunjung tinggi sportivitas dan memanfaatkan ajang ini sebagai wahana untuk saling mengenal lebih dekat.
“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Yang terpenting adalah semangat kebersamaan, rasa memiliki, dan tekad untuk terus menjadi bagian dari perubahan positif di masyarakat. Mari kita bawa semangat dari lapangan ini ke ruang-ruang kerja dan pengabdian kita masing-masing,” tandasnya. (adv)


















Komentar