SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Pemerintahan Pemkot Kendari

BPS Kota Kendari Canangkan Pondambea Jadi Kelurahan Cinta Statistik

FB IMG 1747292074197
BPS Kota Kendari resmi mencanangkan Kelurahan Pondambea di Kecamatan Kadia sebagai salah satu wilayah binaan dalam program Kelurahan Cantik. Foto ist

KENDARI, TERASSULTRA.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kendari resmi mencanangkan Kelurahan Pondambea di Kecamatan Kadia sebagai salah satu wilayah binaan dalam program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik), Kamis (15/5/2025).

Program ini tidak sekadar seremoni, tetapi langkah strategis membangun budaya sadar data dari level terbawah pemerintahan.

Pencanangan yang dirangkaikan dengan kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Asisten I Setda Kota Kendari, Maman Firmansyah. Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala BPS Kota Kendari, Camat Kadia, Lurah Pondambea, serta para Ketua RT se-Kelurahan Pondambea.

Dalam sambutannya, Maman menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif BPS yang dinilai sangat relevan di era digital dan tata kelola pemerintahan berbasis data saat ini.

“Kalau dulu kita meraba-raba, hari ini kita harus berdiri di atas data yang akurat. Perencanaan pembangunan tidak bisa lagi hanya mengandalkan intuisi, tapi harus berbasis bukti dan fakta lapangan,” ujarnya.

Program Cantik sendiri merupakan gagasan BPS yang sudah berjalan secara nasional sejak 2019. Tujuannya adalah meningkatkan literasi statistik di level desa atau kelurahan, membina aparatur agar mampu mengelola dan memanfaatkan data untuk perencanaan yang lebih akurat, efisien, dan sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

Statistisi Ahli Muda BPS Kota Kendari, Sri Wastuti AR, menjelaskan bahwa Pondambea dipilih bukan tanpa alasan. Selain dukungan perangkat kelurahan yang cukup aktif, wilayah ini juga dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan data sektoral.

“Kami ingin mendorong setiap kelurahan memiliki data yang tidak hanya lengkap dan akurat, tapi juga selalu diperbarui. Ini akan jadi dasar yang kuat untuk penyusunan program pembangunan, termasuk dalam mengakses bantuan dan intervensi dari pusat,” terang Sri Wastuti saat menyampaikan materi sosialisasi.

Salah satu hasil nyata dari program ini adalah penyusunan monografi kelurahan, yaitu data komprehensif yang memotret kondisi sosial, ekonomi, dan demografi warga. Data tersebut akan dipublikasikan secara terbuka melalui situs resmi kelurahan sebagai bentuk transparansi dan keterlibatan publik.

Program ini juga membentuk komunitas Cinta Statistik di tingkat kelurahan yang beranggotakan para ketua RT, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda. Komunitas ini menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan pentingnya data dan mengajak warga berpartisipasi aktif dalam pengumpulan maupun pemanfaatan informasi statistik.

“Kelurahan yang kuat adalah kelurahan yang tahu kekuatannya sendiri. Dan kekuatan itu hanya bisa dikenali jika data mereka akurat dan dimanfaatkan secara bijak,” tegas Sri Wastuti.

Setelah sesi sosialisasi, BPS langsung melakukan pendampingan teknis kepada para ketua RT untuk mulai mengisi kuisioner data kelurahan. Pendataan ini menjadi langkah awal menuju monografi yang lengkap dan bisa dimanfaatkan semua pihak.

Kepala BPS Kota Kendari, Sultriawati Efendy yang juga hadir dalam kegiatan ini, berharap Kelurahan Pondambea bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Kendari.

“Harapan kami, Pondambea tidak hanya jadi kelurahan pertama yang Cantik, tapi juga yang paling inspiratif dalam pemanfaatan data. Ke depan, kita ingin semua kelurahan memiliki kemampuan statistik dasar, sehingga pembangunan dari bawah bisa benar-benar dirasakan manfaatnya,” tandasnya.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement