SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Pemerintahan Pemkot Kendari

Bertemu Menteri Pertanian, Wali Kota Kendari Usulkan Pengembangan Kawasan Pertanian di Perkotaan

Screenshot 20250430 140220 Facebook
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat bertemu Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman. Foto ist

JAKARTA, TERASSULTRA.COM – Upaya mendorong pertumbuhan sektor pertanian di wilayah perkotaan terus menjadi perhatian Pemerintah Kota Kendari. Dalam rangka memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran bersama Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melakukan audiensi dengan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, MP, di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran memaparkan potensi dan capaian sektor pertanian di wilayahnya, meski berada di tengah kota yang didominasi oleh kawasan permukiman dan perdagangan. Ia menegaskan bahwa pertanian tetap memiliki ruang strategis untuk dikembangkan, terutama dalam mendukung ketahanan pangan lokal.

“Pada tahun 2024, produksi pertanian Kota Kendari mencatat hasil yang cukup menggembirakan. Kami menghasilkan 3.525 ton gabah kering panen dari padi sawah, 2.309 ton jagung kering panen, serta 2.260 ton dari komoditas tanaman pangan lainnya,” bebernya.

Lebih lanjut, Wali Kota Siska menjelaskan bahwa kawasan persawahan di Kelurahan Baruga dan Labibia saat ini menjadi fokus pengembangan karena memiliki potensi luas tanam dan dukungan masyarakat petani yang kuat. Ia berharap kawasan tersebut dapat dijadikan model pengembangan kawasan pertanian terpadu di wilayah perkotaan.

“Kami berharap dukungan dari Kementerian Pertanian, baik dalam bentuk program pemberdayaan petani, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), maupun penguatan kelembagaan kelompok tani,” ujarnya.

Siska Karina juga menyampaikan pentingnya pendekatan inovatif dalam membangun pertanian kota. Menurutnya, konsep urban farming, pertanian organik, dan digitalisasi sistem distribusi hasil tani harus menjadi bagian integral dari kebijakan pembangunan pertanian ke depan.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Sultea, Andi Sumangerukka menegaskan komitmen Pemprov Sultra dalam mendukung daerah-daerah yang serius mengembangkan potensi pertanian. Ia menyebut Kendari sebagai contoh kota yang memiliki visi jelas dalam pembangunan pertanian modern.

“Pemprov Sultra tentu akan menjadi mitra utama Pemkot Kendari dalam mendukung program-program pertanian ini. Kita butuh lumbung-lumbung pangan baru, termasuk dari wilayah perkotaan seperti Kendari,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyambut positif usulan tersebut. Ia mengapresiasi langkah proaktif Pemkot Kendari dalam membangun sektor pertanian meski berada di wilayah perkotaan.

“Kami siap mendukung upaya Kota Kendari dalam memperkuat pertanian. Kendari bisa menjadi contoh kota yang mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan lokal,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Kementerian Pertanian mendorong pengembangan kawasan pertanian berbasis teknologi dan ramah lingkungan, serta pemberdayaan petani milenial untuk memastikan keberlanjutan sektor ini.

Penulis: Andri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement