KENDARI, TERASSULTRA.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) meminta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memastikan rektor terpilih UHO periode 2026-2030 memiliki integritas dan rekam jejak yang bersih.
Ketua BEM FKIP UHO, Hendrawan Sai Nudin, mengatakan UHO membutuhkan pemimpin yang dekat dengan mahasiswa, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu membenahi kualitas pendidikan dan infrastruktur kampus yang dinilai masih jauh dari memadai.
Menurutnya, persoalan fasilitas pendidikan, khususnya di FKIP, masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan oleh pimpinan universitas berikutnya.
“Kami berharap rektor yang terpilih benar-benar peduli terhadap pembangunan infrastruktur kampus dan mampu melahirkan mahasiswa yang unggul serta berdaya saing,” kata Hendrawan saat dihubungi, Kamis (16/7/2026).
Namun, Hendrawan menegaskan, kualitas akademik saja tidak cukup. Ia menilai integritas moral calon rektor menjadi syarat utama yang tidak bisa ditawar.
BEM FKIP, kata dia, menolak jika UHO dipimpin oleh sosok yang memiliki rekam jejak kasus amoral seperti pelecehan seksual maupun perbuatan amoral lainnya.
“Bagaimana mungkin kampus melahirkan lulusan yang berintegritas jika pemimpinnya sendiri memiliki rekam jejak yang dipertanyakan. Kampus harus dipimpin oleh figur yang menjadi teladan,” ungkapnya.
Kepemimpinan dengan rekam jejak yang buruk tambahnya berpotensi mencederai nilai-nilai pendidikan tinggi dan memberi dampak negatif terhadap pembentukan karakter mahasiswa.
Karena itu, Hendrawan meminta Kemdiktisaintek melakukan penelusuran secara menyeluruh terhadap rekam jejak seluruh calon rektor sebelum pelaksanaan pemilihan rektor.
“Kami meminta Kementerian tidak memberikan ruang kepada calon yang memiliki rekam jejak perbuatan amoral ataupun perilaku yang tidak mencerminkan integritas sebagai pemimpin perguruan tinggi,” tandasnya.
Saat ini, proses pemilihan Rektor UHO telah memasuki tahap akhir. Senat Universitas Halu Oleo sebelumnya menetapkan tiga kandidat yang akan bersaing memperebutkan kursi Rektor UHO periode 2026-2030, yakni Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si., Dr. Herman, S.H., LL.M., dan Prof. Dr. Takdir Saili, M.Si.
Penulis: Arsya


















Komentar